Simulasi: Rusak Logistik Pemilu di TPS, Saksi Caleg Ditangkap Polisi
Merdeka.com - Seorang saksi salah satu calon legislatif (caleg) ditangkap polisi lantaran mengamuk dan merusak logistik pemilu di tempat pemungutan suara (TPS). Aparat kepolisian sempat mengeluarkan tembakan peringatan untuk mengamankan situasi.
Hal itu terungkap saat aksi pengamanan yang diperagakan polisi dalam simulasi PAM Pemilu di TPS yang digelar Polres Musi Rawas di Desa Kali Bening, Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas, Sumatera Selatan, Rabu (6/3). Simulasi ini diikuti anggota Subden Brimob Petanang Polda Sumsel, KPU dan Panwaslu Musi Rawas serta Musi Rawas Utara.
Dalam simulasi tersebut terjadi kericuhan saat proses perhitungan suara. Lanang (40) yang mengaku saksi salah satu caleg memprotes karena adanya selisih perolehan suara. Lanang bahkan memprovokasi rekan-rekannya untuk mengamuk dan merusak logistik Pemilu yang ada di TPS.
Atas aksinya, petugas bereaksi cepat dengan membekuk Lanang beserta rekannya. Polisi kesulitan saat mengamankan pelaku sebelum melepaskan tembakan peringatan ke udara.
Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro mengatakan, simulasi digelar untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, khususnya kericuhan di TPS. Dengan adanya simulasi, setidaknya petugas di TPS dan pihak keamanan, mengerti dan mengetahui bagaimana harus bertindak.
"Kita tidak berharap kejadian seperti ini terjadi saat Pemilu nanti. Jika memang ada situasi seperti tadi, pihak yang terkait khususnya keamanan tahu tindakan apa yang harus dilakukan," ungkap Suhendro, Rabu (6/3).
Dikatakannya, pihak keamanan tetap mengedepankan sikap humanis dan masih dalam koridor SOP. Jika sudah membahayakan, polisi dapat mengambil tindakan tegas.
"Kita maksimalkan lakukan pendekatan terlebih dahulu, lebih humanis," ujarnya.
Ketua KPU Musi Rawas, Anasta Tias mengapresiasi lelaksanaan simulasi yang digelar pihak keamanan. Jika ada pihak-pihak tertentu yang dengan sengaja mengacaukan pemilu, harus diproses secara hukum yang berlaku.
"Kesigapan dan ketegasan pihak keamanan, terutama di TPS nanti menjadi penentu kondusifitas pelaksanaan pemilu. Kami akan terus berkoordinasi agar pemilu nanti berlangsung tertib dan lancar," pungkasnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya