Sekjen Golkar soal meme Setnov: Kebebasan itu dibatasi oleh aturan

Jumat, 3 November 2017 03:03 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Sekjen Golkar soal meme Setnov: Kebebasan itu dibatasi oleh aturan Idrus Marham datangi KPK. ©2017 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, tidak hanya partainya yang terganggu dengan meme Ketua DPR Setya Novanto saat berada di Rumah Sakit ke media sosial, melainkan menganggu kehidupan berbangsa. Hal ini menyikapi penangkapan satu orang tersangka penyebar meme Setnov oleh Bareskrim Mabes Polri pada Selasa (31/10).

"Bukan hanya Golkar yang diganggu. Kalau itu mengganggu kebangsaan, semua rakyat Indonesia, berarti kita hidup di tengah-tengah meme itu bagaimana bangsa yang hidup di tengah-tengah itu," kata Idrus di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis (2/11).

Idrus mengatakan, partainya akan meluruskan meme soal Setnov yang disebar oleh kader PSI. Dia mengingatkan, meski Indonesia adalah negara yang bebas, namun tiap warga negara harus tetap dibatasi oleh aturan dan etika.

"Ini kan memang media ada kebebasan dam kebebasan itu dibatasi oleh aturan-aturan yang ada. Juga ada etika-etika komunikasi yang ada. Apabila itu dilanggar maka tentu pihak berwajib penegak hukum akan mengambil tindakan," tegasnya.

Partai Golkar, kata Idrus, tidak ingin bangsa Indonesia diwarnai komunikasi dan informasi yang menabrak batas-batas etika.

"Saya kira kita ingin bangsa ini lahir sebagai bangsa yang bermartabat dan bangsa yang bermartabat itu secara konsisten mengikuti nilai-nilai yang ada, aturan yang ada, etika yang ada," tukasnya.

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menangkap satu orang tersangka penyebar meme Setnov saat sedang berada di rumah sakit ke media sosial. Tersangka itu berinisial DKA dan ditangkap pada Selasa (31/10). Ternyata, DKA merupakan kader dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini