SBY Ajak Mahasiswa Unesa Magetan Jadi Generasi Solutif dan Beretika, Kunci Indonesia Emas 2045

Presiden ke-6 RI SBY Ajak Mahasiswa Unesa Magetan menjadi generasi solutif dan beretika, menekankan pentingnya logika, etika, dan estetika untuk kemajuan bangsa.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
SBY Ajak Mahasiswa Unesa Magetan Jadi Generasi Solutif dan Beretika, Kunci Indonesia Emas 2045
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak mahasiswa Unesa Magetan menjadi Generasi Solutif dan Beretika, menekankan peran penting mereka dalam kemajuan bangsa. (AntaraNews)

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) baru-baru ini mengajak mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Magetan, Jawa Timur, untuk menjadi generasi muda yang solutif dan beretika. Ajakan ini disampaikan dalam kuliah umum yang berlangsung di Kampus 5 Unesa Magetan pada hari Sabtu (18/10).

Dalam kesempatan tersebut, SBY menekankan bahwa peran generasi muda sangat krusial dalam memajukan bangsa. Ia mengajak para mahasiswa untuk tidak hanya menjadi bagian dari masalah, melainkan menjadi bagian dari solusi yang konstruktif.

Kuliah umum bertema "Menjadi Bagian dari Solusi dan Kemajuan Bangsa" ini bertujuan membekali mahasiswa Unesa Magetan dengan wawasan dan semangat kebangsaan demi tercapainya visi Indonesia Emas 2045.

Dalam pemaparannya, SBY menggarisbawahi pentingnya tiga nilai dasar kehidupan yang juga menjadi filosofi Unesa, yaitu logika, etika, dan estetika. Ketiga pilar ini dianggap fundamental bagi pembentukan karakter generasi penerus bangsa.

Ia menilai bahwa kemajuan suatu bangsa tidak semata-mata bergantung pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Integritas moral serta keindahan budi pekerti juga memegang peranan vital dalam menentukan arah dan kualitas peradaban.

SBY juga menyoroti visi besar Indonesia Emas 2045, yang menurutnya hanya dapat diwujudkan melalui kerja keras, kolaborasi, dan inovasi berkelanjutan. Mahasiswa diharapkan menjadi motor penggerak dalam pencapaian visi tersebut.

Menutup bagian ini, SBY berpesan agar mahasiswa Unesa Magetan menjadi generasi yang berpikir rasional, menjunjung tinggi etika, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat. Perubahan menuju Indonesia yang lebih baik, kata SBY, sangat bergantung pada sikap dan tindakan setiap warga negaranya.

SBY secara tegas menyatakan bahwa "Membangun bangsa tidak bisa dilakukan oleh satu generasi saja." Setiap individu, termasuk mahasiswa Unesa Magetan, memiliki peran penting untuk menjadi bagian dari solusi, bukan justru bagian dari persoalan yang ada.

Pesan kuat disampaikan SBY kepada para peserta kuliah umum: "Bangsa ini memerlukan generasi muda yang mampu menjadi bagian dari solusi, bukan sumber masalah." Ini merupakan panggilan bagi mahasiswa untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan.

Ia melanjutkan dengan menekankan pentingnya menjadi insan yang berilmu, berkarakter, dan berintegritas. Menurut SBY, "itulah kunci kemajuan Indonesia" di masa depan yang penuh tantangan.

Oleh karena itu, SBY Ajak Mahasiswa Unesa Magetan untuk mempersiapkan diri dengan bekal pengetahuan, moral, dan integritas agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa.

Rektor Unesa, Nurhasan, yang akrab disapa Cak Hasan, menjelaskan bahwa kuliah umum ini diselenggarakan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan, kepemimpinan, dan integritas Civitas Akademika Universitas Negeri Surabaya di Kampus 5 Magetan.

Kehadiran Presiden ke-6 RI SBY dalam kegiatan tersebut dinilai menjadi kebanggaan besar bagi Unesa, khususnya kampus yang berlokasi di Kabupaten Magetan. Ini menunjukkan pengakuan terhadap peran institusi pendidikan di daerah.

Cak Hasan menuturkan, "Kehadiran Bapak SBY menjadi inspirasi bagi civitas akademika untuk terus memperkuat komitmen kebangsaan, kepemimpinan berintegritas, dan semangat berkontribusi bagi kemajuan bangsa."

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan momentum berharga bagi civitas akademika Unesa Magetan dan masyarakat luas untuk memperkuat semangat kebangsaan dan kepemimpinan yang berintegritas demi kemajuan bangsa.

Kegiatan kuliah umum ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Di antaranya adalah Aliya Rajasa Baskoro Yudhoyono, Bupati Magetan Nanik Endang, Wakil Ketua DPRD Magetan, perwakilan Forkopimda, serta pejabat lingkup Pemkab Magetan.

Selain itu, jajaran pimpinan Unesa, mahasiswa, serta berbagai tamu undangan lainnya juga turut meramaikan acara yang berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme tersebut.

Acara kuliah umum ini diakhiri dengan penyerahan cenderamata sebagai bentuk apresiasi. Selain itu, Rektor Unesa Cak Hasan juga menyerahkan beasiswa LavAni kepada sejumlah mahasiswa berprestasi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi