Sandiaga Uno ungkap kegagalan strategi di putaran pertama Pilgub DKI
Merdeka.com - Salah satu aturan kampanye di putaran kedua yang ditetapkan KPU DKI Jakarta yakni tak adanya pemasangan alat peraga kampanye. Semisal, spanduk, baliho, bendera, baju, stiker dan lain-lain.
Hal ini pun disyukuri oleh pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Sebab dengan adanya aturan tersebut, tak perlu lagi ada biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi alat peraga kampanye.
"Alhamdulillah banget enggak boleh nyetak-nyetak lagi jadi dana kampanye berkurang dan lebih hemat," kata Sandiaga di DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (6/3).
Menyiasati itu, pasangan nomor urut 3 ini pun akan kembali gencar blusukan ke warga untuk menyampaikan visi misi dan rencana program kerja bila terpilih 19 April nanti.
"Ya nanti harus blusukan lagi, (menggunakan) sosial media juga," ujar Sandiaga.
Saat disinggung terkait penggalangan dana kampanye, Sandiaga pun berencana akan kembali menggalang dana. Pasalnya, di putaran pertama lalu dia mengaku ada beberapa evaluasi yang harus dibenahi.
"Pak Mardani lagi coba karena yang pertama agak gagal total. Dari segi penggalangan itu masih banyak sekali yang belum kita lakukan," ujarnya.
Sandiaga mengklaim, akhir-akhir ibu ada beberapa UKM yang akan berpartisipasi dalam penggalangan dana. Pendekatan penggalangan dana bersama UKM pun menjadi cara Anies Sandi menggalang dana kampanye.
"Tapi terakhir-akhir kita temukan ada sekitar 10-15 UKM yang mau ikutan . Mungkin ini yang perlu kita sasar UKM-UKM dengan OK OCE yang udah platinum. Itu busa kita dekati berjuang bersama dengan kita," terang Sandi.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya