Sandiaga siap klarifikasi ke Bawaslu terkait dugaan mahar Rp 500 miliar
Merdeka.com - Bakal calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno siap memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) jika diminta untuk memberikan keterangan terkait dugaan mahar politik Rp 500 miliar diberikannya kepada PKS dan PAN. Dugaan mahar itu sebelumnya diungkap wasekjen partai Demokrat Andi Arief.
"Saya enggak ada tanggapan. Saya sudah nyatakan itu tidak benar. Saya bantah dan saya sudah siap klarifikasi," kata Sandiaga di Condet, Jakarta Timur, Sabtu (25/8/2018).
Bawaslu sendiri memang merencanakan untuk melakukan pemanggilan kepada Sandiaga, PKS, dan PAN. Hal itu dilakukan apabila tim membutuhkan keterangan dari pihak tersebut usai merampungkan pemeriksaan terhadap pelapor, yakni Federasi Indonesia Bersatu, dan saksi dari pelapor, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief.
Sandiaga juga ogah menanggapi terkait kabar adanya ancaman yang diterima Andi Arief dari elit partai politik lantaran membeberkan dugaan mahar politik.
"Saya tidak mau berkomentar untuk hal-hal yang negatif," kata Sandiaga.
Seperti diketahui, dugaan mahar politik dilakukan Sandiaga untuk dipilih sebagai pendamping Prabowo di Pilpres 2019 mendatang diungkapkan oleh Andi Arief.Rumah Relawan Nusantara dan Federasi Indonesia Bersih kemudian melaporkan dugaan mahar politik terkait pencalonan capres-cawapres yang diberikan Sandiaga kepada PKS dan PAN sebesar Rp 500 M itu Bawaslu.
Bawaslu pun menjadwalkan pemeriksaan ulang terhadap Andi pada Senin (27/8) depan. Hal itu setelah mantan aktivis 98 itu tiga kali tak bisa memenuhi panggilan Bawaslu.
Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya