Sandiaga Masuk Bursa Capres PKS, Dasco: Tinggal Pilih Mau Tetap di Gerindra atau PKS

Selasa, 20 September 2022 18:43 Reporter : Ahda Bayhaqi
Sandiaga Masuk Bursa Capres PKS, Dasco: Tinggal Pilih Mau Tetap di Gerindra atau PKS Sandiaga Uno. ©istimewa

Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyebut enam nama calon presiden potensial yang akan diusung di Pilpres 2024. Di antara nama itu, tidak ada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Salah satu yang muncul adalah kader Gerindra Sandiaga Uno.

Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengaku tidak ada masalah dengan dorongan tersebut. Dasco menyerahkan sepenuhnya kepada Sandiaga mau tetap di Gerindra atau memilih dicalonkan PKS.

"Ya kalau kita kan, itu adalah partai politik. Lalu kemudian juga hak orang yang dicalonkan. Tinggal orang itu yang dicalonkan memilih, mau di PKS, mau di Gerindra. Kan begitu aja," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/9).

Dasco tidak masalah nama Prabowo tidak disebut PKS. Itu hak partai politik untuk bicara. Wakil Ketua DPR RI ini bilang, Gerindra tidak berkecil hati.

Menurut dia, pada dua pemilu sebelumnya, PKS juga telah mendukung Prabowo menjadi calon presiden.

"Ya enggak apa-apa, namanya dinamika demokrasi. Itu adalah hak partai politik, itu juga kan ya partai politik menyaring itukan dari kader-kader yang di bawah. Ya kami tidak berkecil hati bahwa kemudian tidak ada namanya. Toh PKS sudah pernah juga mengusung pak Prabowo yang lalu. Enggak ada masalah," ujar Dasco.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, PKS munculkan enam nama tokoh yang bakal didukung di Pemilu 2024. Menariknya, dari sederet tokoh tersebut, tidak ada nama Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Enam tokoh ini muncul setelah dilakukan Musyawarah Majelis Syura (MMS) VII di Bandung pada 14-15 Agustus 2022.

Tokoh tersebut memiliki tiga kriteria utama, yaitu memiliki karakter nasionalis-religius, berpeluang besar untuk menang, dan menjadi simbol perubahan untuk Indonesia yang lebih baik.

Ketua Bidang Humas DPP PKS Ahmad Mabruri mengungkapkan, mereka adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

"Nasionalis religius bisa Anies Baswedan, Sandiaga Uno, AHY, Ridwan kamil, Muhaimin Iskandar, Airlangga Hartarto," kata Ahmad Mabruri, saat dihubungi merdeka.com. [ray]

Baca juga:
Gerindra Ungkap Ada Upaya Jegal Prabowo Nyapres
Anies Baswedan Gelar Silaturahmi dengan 59 Ormas di Rumah Dinas
Puan Maharani Setujui Pembentukan Dewan Kolonel
Johan Budi Inisiasi Dewan Kolonel Pendukung Puan Maharani Capres
PDIP soal Dewan Kolonel untuk Dorong Puan Jadi Capres: Itu Omongan Bercanda

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini