Sandiaga Janji Beri Pendampingan, Pemasaran dan Modal Pengusaha UMKM

Sabtu, 23 Februari 2019 18:33 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Sandiaga Janji Beri Pendampingan, Pemasaran dan Modal Pengusaha UMKM Sandiaga Uno menemui pengrajin kayu ukir di Bali. ©2019 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Cawapres Sandiaga Uno menemui para pengrajin kayu ukir di Desa Sumita, Gianyar Bali, Sabtu (23/2). melalui siaran pers dari tim BPN, salah satu pengrajin bernama Waryan Arsana meminta Sandiaga membenahi ekonomi dan mengembalikan kejayaan industri pengrajin kayu ukir.

"Tiang (saya) asal Sukowati ingin mengeluarkan unek-unek sebagai masyarakat dan pengrajin. Tiang berharap, Pak Sandi memberikan solusi yang lebih baik dari sekarang. Perjalanan selama empat tahun ini kondisi ekonomi terpuruk," kata Wayan Sukarya.

Menurut Wayan, harga ukiran yang jatuh dan serapan pasar yang makin sedikit, membuat pengrajin pesimis menjalankan usaha ukiran karena tak mendukung secara finansial.

"Jadi tiang harap ada solusi, karena tiang selalu melihat bapak di televisi peduli pada petani, usaha kecil menengah dan rakyat kecil. Semoga kita bisa bisa makmur," ucap Wayan.

Hal senada diungkapkan Wayan War. "Tiang berharap, perhatikan pengrajin kecil ini bisa sejahtera, juga diperhatikan permodalan dan pemasaran. Bukan cuma di Desa Sumita, tapi juga di seluruh Indonesia," kata Wayan War.

Sandiaga menampung aspirasi yang disampaikan para pengrajin kayu ukir. Dia juga berterimakasih atas sambutan yang luar biasa.

"Sumita itu artinya kawan. Saya berterimakasih disambut sebagai kawan. Saya juga sudah mendengar apa yang disampaikan Bapak- bapak pengrajin di sini. Saya dan Pak Prabowo memang berkomitmen untuk menggerakkan ekonomi rakyat. Kebijakan ekonomi yang berpihak kepada pengusaha kecil dan menengah," jelas Sandi.

Sandi juga menjanjikan One Kecamatan/Kota/Kabupaten for One Center Entrepreneurship. "Kebetulan di sini akan kami bentuk untuk membantu pendampingan, pemasaran hingga permodalan. Sehingga seni ukir ini bisa lebih mengglobal dengan membawa kearifan lokal yang kita sebut dengan Glokal," jelas Sandi. [noe]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini