Ridwan Kamil: Kalau Jabar mau kondusif butuh Badan Siber provinsi

Rabu, 23 Mei 2018 22:56 Reporter : Aksara Bebey
Ridwan Kamil di Bantargebang. ©2018 Merdeka.com/Adi Nugroho

Merdeka.com - Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1 Ridwan Kamil menilai pemerintah provinsi Jawa Barat perlu membangun Badan Siber. Hal itu berguna untuk menangkal aksi radikalisme dan terorisme yang mengancam ketertiban dan keamanan wilayah.

Hal itu disampaikan Ridwan Kamil saat bersilaturahmi dengan warga di perumahan Grand Wisata, Bekasi, Rabu, (23/5).

"Kalau Jabar mau kondusif, mau tenang, dan Jabar bisa mengendalikan saya punya gagasan membuat badan siber provinsi," katanya melalui siaran pers.

Seperti diketahui, di medio Mei, aksi terorisme dan radikalisme terjadi beberapa tempat di Indonesia. Dimulai dengan aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, ledakan bom Sidoarjo, hingga penyerangan di Mapolda Riau.

Pada insiden tersebut belasan orang meninggal dan puluhan lainnya terluka. Menurut pria yang akrab disapa Emil, aksi terorisme membuat warga saling tidak percaya dan gelisah. Untuk itu, dia menilai harus ada upaya dari seluruh warga untuk melawannya.

Apalagi, ia menilai terorisme bukan kriminal spontan, tapi ada dalang besar di baliknya yang mencoba mengambil keuntungan. "Pasti ada yang mendalanginya. Dalangnya itu yang ingin mengambil keuntungan," ucapnya.

Ia menambahkan, jika terpilih menjadi gubernur, ia akan turun tangan, berdialog dan menjadi moderator untuk menengahi setiap perbedaan. Memastikan tidak ada kebencian yang datang dari salah persepsi.

Emil menyadari bahwa setiap zaman punya tantangan sendiri. Saat ini, semua harus bisa memanfaatkan teknologi informasi. Jangan sampai, warga negara dengan revolusi digital masih gagap dalam mengendalikan informasi.

Jika tidak bisa dikendalikan, maka masyarakat akan mudah terprovokasi dengan pemberitaan yang bohong dan bersifat mengadu domba.

"Nah, hal-hal begitu jangan sampai terjadi di Indonesia. Tujuan Badan siber itu kita aman, nyaman menggunakan teknologi media sosial," imbuhnya.

"Ini juga sekaligus memastikan tidak ada hal-hal, berita negatif, hoaks yang berseliweran di media sosial yang mempengaruhi anak bangsa di Jabar," ujarnya. [rzk]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini