Ridwan Hisjam Pastikan Maju Jadi Calon Ketum Golkar
Merdeka.com - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Ridwan Hisjam memastikan dirinya akan maju sebagai calon ketua umum Golkar. Ia ingin kembali membawa Golkar berjaya seperti pada Pemilu 2004.
Kesuksesan Golkar di kala itu, dia mengungkapkan, karena adanya paradigma baru yang dimunculkan yakni dengan membuat demokrasi itu berasal dari bawah yang ditarik ke atas.
"Saya melihat bahwa ke depan ini ada proses yang namanya siklus politik 20 tahunan Indonesia, dan itu akan terjadi di tahun 2024. Oleh karena itulah saya terpanggil untuk ikut di dalam proses kepemimpinan Partai Golkar di tingkat nasional," katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/11).
Lebih lanjut, Ridwan menilai, kini perjalanan Golkar makin hari menurun. Hal itu terbukti dengan perolehan suara yang terus merosot pasca kepemimpinan Akbar Tanjung pada 2004.
Dia mengaku jika ada kesalahan sistem yang dilakukan selama tiga periode terakhir. Di mana, demokrasi yang dibangun dengan pemikiran pragmatis.
"Harus dikembalikan ke sebenarnya karena Golkar setelah pasca Akbar Tanjung itu adalah bukan lagi menjadi partai yang mengedepankan ideologis, tetapi dia di dalam praktek-prakteknya dia mengedepankan yang namanya pragmatis (serba praktis dengan menyodorkan uang)," jelasnya.
Ridwan mengatakan dengan adanya Revolusi industri 4.0 mau tidak mau strategi politik Partai Golkar harus berubah. Golkar, kata dia, harus lebih banyak merangkul pemilih kelompok milenial dan generasi Z.
"Dalam perubahan pola perilaku pemilih kaum milenial dan generasi Z partai Golkar harus mengambil bagian menggarap mereka. Partai Golkar harus melakukan revolusi internal kelembagaan partai dan harus fokus atau memberikan perhatian besar terhadap kaum muda milenial dan generasi Z sebagai langkah kaderisasi partai Golkar," tuturnya.
Dia menjelaskan, Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki bonus demografi terbesar di dunia. Kesempatan atau peluang itu, kata dia, harus bisa ditangkap oleh Golkar untuk menambah suara pemilih. Jika tidak tidak, maka Golkar akan semakin tertinggal.
"Caranya beri panggung seluas-luasnya bagi anak muda untuk berkiprah di Golkar," tutupnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya