Reuni 212 Disebut Kampanye Terselubung, Fadli Zon Bilang 'Mereka Gagal Paham'

Senin, 3 Desember 2018 21:05 Reporter : Sania Mashabi
Reuni 212 Disebut Kampanye Terselubung, Fadli Zon Bilang 'Mereka Gagal Paham' Fadli Zon. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menegaskan, capres sekaligus Ketua Umumnya Prabowo Subianto tidak melakukan kampanye terselubung di acara aksi reuni akbar 212, Minggu (2/12). Menurut dia, pihak yang melontarkan anggapan itu salah paham.

"Saya pikir mereka ini salah paham, mereka ini gagal paham terhadap reuni 212. Mereka juga gagal paham soal posisi umat Islam di Indonesia yang selalu dituduh intoleran, mau mendirikan negara Islam dan macam-macam," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/12).

Menurutnya selama ini pemikiran pemerintah Presiden Joko Widodo terhadap umat Islam selalu salah. Termasuk anggapan soal acara aksi 212.

"Selama pemerintahan Jokowi ini kan pendekatan terhadap umat Islam selalu salah karena dari sebuah frame berpikir dan logika yang salah," ungkapnya.

Tambahnya, acara tersebut juga dihadiri semua pihak. Sehingga, lanjut dia, anggapan itu tidaklah benar.

"Jadi saya yakin ini memang template-nya seperti itu. Kalau kita lihat kemarin yang datang bukan cuma dari kalangan umat Islam, ada tokoh-tokoh dari agama lain juga ada. Nyaman-nyaman aja," ucapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai, Reuni 212 sarat unsur politik. Bahkan, menurutnya, pertemuan akbar alumni aksi bela Islam di kawasan Monas itu cuma jadi kampanye terselubung salah satu pasangan calon presiden.

"Namanya unsur-unsur politik bahkan itu menjadi kampanye terselubung pasangan calon tertentu," kata Hasto di DPP PDIP,Jakarta Pusat, Sabtu (1/12). [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini