Ibas: Kita Tidak Mau Demokrat Gunakan Permaian Injak Kaki Kiri-Kanan

Anak kedua dari Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini ingin agar Demokrat dapat melakukan secara bersama-sama pada Pemilu nanti.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Ibas: Kita Tidak Mau Demokrat Gunakan Permaian Injak Kaki Kiri-Kanan
Ibas: Kita Tidak Mau Demokrat Gunakan Permaian Injak Kaki Kiri-Kanan (Merdeka.com)

Ibas ingin agar Demokrat dapat melakukan secara bersama-sama pada Pemilu nanti.

Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) memberikan sambutan pada acara pembukaan pembekalan pemenangan Pemilu 2024. 

Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) memberikan sambutan pada acara pembukaan pembekalan pemenangan Pemilu 2024. 
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Ibas mengatakan, tidak ada perubahan tanpa pengorbanan dan tidak ada pengorbanan tanpa perjuangan serta tidak ada perjuangan tanpa kerja keras.


"Mari kita berbuat yang sebaik-baiknya, sebanyak-banyaknya. Kuatkan ilmu kita, apapun ilmu yang kita miliki, yang ada untuk menyentuh alam, pikiran dan hati rakyat yang ada di tanah air," kata Ibas dalam sambutannya, Senin (20/11).

merdeka.com

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kemudian, anak kedua dari Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini ingin agar Demokrat dapat melakukan secara bersama-sama pada Pemilu nanti.

"Kita harus lakukan bersama, kita lakukan total football, kalau kata Tulang Hinca ini kita tunjukkan Demokrat ini bisa bermain cantik seperti permain Taka Tiki yang ada di Spanyol," ujarnya.

merdeka.com


"Tapi kita tidak mau, kita Demokrat menggunakan permainan yang seperti injak kaki kiri, injak kaki sana dan kita akan terpeleset dalam Pemilu nanti. Ayo bergerak dalam sunyi, menangkan suara rakyat, bisa? Bisa, sanggup? Matur nuwun," sambungnya

merdeka.com


Karena, untuk bisa sukses dan berhasil disebutnya tidak cukup sekedar dengan mengepalkan tangan saja. 

<br>Karena, untuk bisa sukses dan berhasil disebutnya tidak cukup sekedar dengan mengepalkan tangan saja.&nbsp;
Dok. Istimewa

Melainkan bisa mengawal bangsa negara Indonesia.


"Untuk berhasil kita tidak cukup mengepalkan tangan, teriak dengan sangat kencang dan keras, tapi saya ingin benar-benar Partai kita, kita semuanya, termasuk diri kami sendiri menjadi bagian untuk mengawal bangsa negara tercinta ini," pungkasnya.

merdeka.com

Rekomendasi