Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Provinsi Banten yang jatuh pada Sabtu (4/10) menjadi sorotan utama. Momentum ini dijadikan ajang refleksi atas perjalanan pembangunan yang telah dilalui selama seperempat abad. Selain itu, peringatan ini juga menjadi pijakan kuat untuk menatap masa depan yang lebih berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Banten.
Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa usia 25 tahun merupakan fase krusial. Fase ini sangat penting untuk mengevaluasi berbagai capaian yang telah diraih dan menyusun langkah-langkah strategis ke depan. Penilaian ini dilakukan secara menyeluruh guna memastikan arah pembangunan yang tepat.
Rangkaian peringatan diawali dengan ziarah ke makam pendiri Kesultanan Banten di Kawasan Banten Lama, Serang, pada Jumat (3/10). Kegiatan ini bertujuan untuk menghormati sejarah dan leluhur. Andra Soni menyatakan, “Sebagaimana Sultan Maulana Hasanuddin dahulu meletakkan pondasi kejayaan Banten, kita harus melanjutkannya melalui pembangunan yang berkelanjutan.”
Advertisement
Advertisement
Meneruskan Warisan Pendiri Banten
Gubernur Andra Soni menekankan pentingnya menghidupkan kembali nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para pendiri Banten. Nilai-nilai tersebut meliputi keimanan, kepemimpinan, dan kecintaan yang mendalam pada rakyat. Ia percaya bahwa nilai-nilai ini adalah fondasi utama dalam setiap aspek pembangunan daerah.
“Nilai-nilai itu harus terus kita hidupkan dalam pembangunan daerah,” ujarnya saat berziarah. Komitmen ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga pada penguatan karakter dan moral masyarakat. Hal ini sejalan dengan cita-cita para pendiri Banten.
Kehadiran Gubernur di Banten Lama juga diniatkan untuk memperkuat komitmen kepemimpinan yang adil dan merata. Ia berharap dapat memimpin Banten dengan integritas dan kebijaksanaan. “Kehadiran saya di sini diniatkan untuk memohon ridho, agar mampu memimpin Banten secara adil, memajukan, dan meratakan pembangunan tanpa terkecuali,” ungkapnya.
Advertisement
Advertisement
Sinergi untuk Revitalisasi Banten Lama
Refleksi HUT ke-25 Provinsi Banten turut menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi dengan Kesultanan Banten dan Kenadziran Banten Lama. Kolaborasi ini sangat krusial dalam mendukung upaya revitalisasi kawasan bersejarah tersebut. Kawasan Banten Lama memiliki nilai historis dan religius yang tinggi.
Sinergi ini diharapkan dapat menjadikan Banten Lama sebagai destinasi budaya yang unggul. Selain itu, kawasan ini juga diproyeksikan sebagai pusat sejarah dan peradaban religi yang menarik. “Sinergi ini penting agar Banten Lama menjadi destinasi budaya, pusat sejarah, dan peradaban religi,” kata Gubernur Andra Soni.
Upaya revitalisasi ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan peninggalan masa lalu. Namun, juga untuk memberikan manfaat ekonomi dan pendidikan bagi masyarakat. Dengan demikian, Banten Lama dapat menjadi kebanggaan bersama.
Advertisement
Advertisement
Dukungan Sosial dan Apresiasi dari Tokoh Adat
Sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 Provinsi Banten, Pemerintah Provinsi menyalurkan sejumlah bantuan sosial. Bantuan ini mencakup insentif bagi marbot dan guru ngaji, paket sembako untuk masyarakat, serta bantuan pendidikan. Selain itu, dukungan juga diberikan kepada santri tahfidz.
Program bantuan juga meliputi perbaikan rumah tidak layak huni dan bantuan untuk pondok pesantren serta masjid. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Pemprov Banten dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban dan mendorong kemajuan.
Ketua Umum Kenadziran Banten, Tb Hasan Fuad, mengapresiasi langkah Pemprov yang mengawali HUT dengan doa dan ziarah. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap program pembangunan. “Kawasan ini merupakan asal muasal Banten berdiri. Kami mendukung penuh agar seluruh program pembangunan membawa kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya.
Advertisement
Tb Hasan Fuad menambahkan bahwa usia 25 tahun adalah fase produktif untuk menorehkan perubahan yang signifikan. “Insya Allah, ke depan Banten akan mengalami perubahan signifikan dengan dukungan seluruh pihak,” katanya. Optimisme ini menjadi semangat bagi seluruh elemen masyarakat Banten.
Sumber: AntaraNews