VIDEO: Heboh! Caleg Nasdem Ngamuk, Robek Foto Paloh Usai Diminta Setor Rp 3,5 Miliar

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Indramayu Husen Ibrahim kecewa lantaran tak menjadi nomor urut 1 di dapil Jawa Barat 8 dalam pencalegan DPR RI. Dia pun mengaku bisa dipindahkan menjadi nomor urut 2 asal menyetor uang Rp3,5 miliar. Imbasnya, Husein bersama DPD NasDem Indramayu mengundurkan diri dari partainya.

Bimo Pratomo
Oleh Bimo Pratomo - Reporter
VIDEO: Heboh! Caleg Nasdem Ngamuk, Robek Foto Paloh Usai Diminta Setor Rp 3,5 Miliar
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Indramayu Husen Ibrahim kecewa lantaran tak menjadi nomor urut 1 di dapil Jawa Barat 8 dalam pencalegan DPR RI. Dia pun mengaku bisa dipindahkan menjadi nomor urut 2 asal menyetor uang Rp3,5 miliar. Imbasnya, Husei...

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Indramayu Husen Ibrahim kecewa lantaran tak menjadi nomor urut 1 di dapil Jawa Barat 8 dalam pencalegan DPR RI. Dia pun mengaku bisa dipindahkan menjadi nomor urut 2 asal menyetor uang Rp3,5 miliar.

Imbasnya, Husein bersama DPD NasDem Indramayu mengundurkan diri dari partainya. Bahkan, ia ramai-ramai mencopot atribut NasDem.

Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem Jawa Barat, Rajiv membantah adanya praktik jual beli nomor urut calon anggota legislatif di Pemilu 2024. Termasuk di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Indramayu.

Menurut Rajiv, gerakan politik tanpa mahar sudah dilakukan DPP Partai NasDem sejak lama. Sehingga tak mungkin ada pengurus yang berani bermain-main dalam praktik seperti ini.

Karena itu, Rajiv meminta kepada Husein untuk membuktikan tuduhan DPW Partai NasDem meminta mahar dalam penentuan nomor urut caleg, dalam waktu 1x24 jam.

Rekomendasi