Melihat Makna Politis jika Menteri NasDem Direshuffle Jokowi

Sebab, dia menyebut, wacana reshuffle terus mengincar Partai NasDem pasca deklarasi Anies sebagai calon presiden.

Alma Fikhasari
Oleh Alma Fikhasari - Reporter
Melihat Makna Politis jika Menteri NasDem Direshuffle Jokowi
Jokowi Pimpin Rapat Kabinet Paripurna Perdana di Istana. ©2019 Liputan6.com/Angga Yuniar

Isu reshuffle kabinet terus menjadi perbincangan publik. Terlebih, perombakan kabinet itu akan dilakukan pada hari ini Rabu Pon yang jatuh pada (1/2).

Pengamat Politik Ujang Komarudin memprediksi menteri yang akan dicopot adalah para menteri dari Partai NasDem. Sebab, dia menyebut, wacana reshuffle terus mengincar Partai NasDem pasca deklarasi Anies sebagai calon presiden.

"Reshuffle itu tertuju kepada menteri-menteri dari NasDem, yang memang dari dulu diincar oleh Jokowi untuk direshuffle karena dianggap pencapresan Anies yang itu antitesa Jokowi, yang tidak disukai oleh pihak istana," kata Ujang, saat dihubungi merdeka.com, Rabu (1/2).

Dia menilai, jika ada menteri yang terkena dampak reshuffle di luar dari Partai NasDem, hanya formalitas dan mungkin sekedar berpindah posisi.

"Seandainya ada menteri lain yang selain NasDem direshuffle pun ya itu paling digeser-geser bukan diganti," ujarnya.

"Jadi inti semua dari persoalan reshuffle adalah bersifat politis, karena pencapresan Anies oleh NasDem dan ujung dari semua itu adalah menteri NasDem akan direshuffle oleh Jokowi," sambung Ujang.

Komposisi Kabinet Jokowi

Ujang menyebut, jika reshuffle benar terjadi maka sosok yang akan mengisi tidak akan jauh dari lingkaran Jokowi. Termasuk tim suksesnya pada Pemilu sebelumnya.

"Ada beberapa orang yang sudah dipanggil ada orang partai ada juga orang non parpol atau profesional jadi tergantung juga," tuturnya.

"Semua hak prerogatif presiden, memang bagusnya dari profesional agar mereka fokus bekerja akan mereka tidak ada kepentingan partai dalam kementerian itu agar proyek-proyek partai juga tidak menggarap kementerian yang kadernya menjadi menteri," tambah Ujang.

Rekomendasi