Ketum PAN Zulkifli Hasan: KIB Belajar Jangan Merasa Kecil Sebelum Tanding

Sebelum pertemuan KIB di Restaurant Bunga Rampai, Menteng, Jakpus, Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan menganalogikan KIB, selayaknya tim yang sedang bertanding di gelaran Piala Dunia Qatar 2022. Zulhas sapaanya mengingatkan, pentingnya sikap untuk tidak merasa kecil sebelum bertanding.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Ketum PAN Zulkifli Hasan: KIB Belajar Jangan Merasa Kecil Sebelum Tanding
Ketum PAN Zulkifli Hasan. ©2022 Merdeka.com

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) diminta jangan merasa kecil sebelum bertanding. Malah yang dianggap lebih kecil bisa mengejutkan dan menjadi pemenang.

Demikian dikatakan Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional atau PAN Zulkifli Hasan.

Seperti diketahui, Ketua Umum Parpol tergabung dalam KIB yakni PAN, Golkar dan PPP melakukan pertemuan di Restoran Bunga Rampai, Jalan Cik Ditiro Nomor 35, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (30/11).

Acara itu akan dihadiri Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional atau PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Plt Ketua Umum DPP PPP Mardiono.

Sebelum pertemuan KIB di Restaurant Bunga Rampai, Menteng, Jakpus, Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan menganalogikan KIB, selayaknya tim yang sedang bertanding di gelaran Piala Dunia Qatar 2022. Zulhas sapaanya mengingatkan, pentingnya sikap untuk tidak merasa kecil sebelum bertanding.

"Kita jadi belajar, jangan pernah merasa kecil sebelum bertanding. Yang dianggap lebih kecil malah bisa mengejutkan dan menjadi pemenang," kata Zulhas.

Menteri Perdagangan atau Mendag RI ini juga menekankan, bahwa kekuatan besar justru muncul dari kekuatan-kekuatan kecil yang Bersatu dan konsisten.

"Demikian juga KIB," tegas Zulhas.

Eks Ketua MPR ini menjelaskan jika Piala Dunia Qatar 2022 dapat menjadi pembelajaran untuk tidak menganggap enteng tim-tim kecil.

"Jepang, yang warnanya biru kaya PAN, bisa menang lawan Jerman. Arab Saudi, yang warnanya hijau kaya PPP, bisa menang lawan Argentina. Ya Kalau Brazil menang kan wajar. Yang warnanya kuning memang sudah duluan besar," kata Zulhas.

Rekomendasi