Ridwan Kamil dan Airlangga jadi Cawapres Pilihan Relawan Jokowi di Musra

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dengan perolehan suara 2.225 atau 38,89%. Tepat di bawah Ridwan Kamil, menyusul Airlangga Hartarto dengan perolehan suara 758 dengan persentase 13,25 persen.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Ridwan Kamil dan Airlangga jadi Cawapres Pilihan Relawan Jokowi di Musra
Airlangga Bertemu Ridwan Kamil di Bandung. ©2021 Merdeka.com

Musyawarah Rakyat (Musra) Indonesia melakukan survei internal terkait sosok capres dan cawapres potensial di Pilpres 2024. Untuk posisi cawapres, dari 11 orang yang menjadi kandidat, tokoh paling unggul adalah Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dengan perolehan suara 2.225 atau 38,89%. Tepat di bawah Ridwan Kamil, menyusul Airlangga Hartarto.

Ketua Dewan Pengarah Musra, Andi Gani, menyorot masuknya Airlangga dampak. Sebab menurutnya, nama Ridwan Kamil menempati urutan teratas cawapres tidak mengejutkan.

"Kalau Pak Ridwan, kami tidak terlalu terkejut. Tapi di bawah posisi nomor 2, Airlangga Hartarto menempati posisi nomor dua di Jawa Barat dengan 13,25 persen, jauh sekali dengan Ridwan Kamil," ucap Gani melalui keterangan pers di Bangi Kopi, Jakarta Selatan, Rabu (31/8).

Airlangga Terpaut Jauh

Terpaut jauh perolehan suara Ridwan Kamil dan Airlangga. Ketum Partai Golkar itu mendapat perolehan suara 758 dengan persentase 13,25 persen.

Di posisi ketiga ada nama Menteri BUMN, Erick Tohir. Erick mendapat perolehan suara 733 dengan persentase 12,81%. Selanjutnya ada nama Arsjad Rasjid menempati posisi ke empat dengan 591 suara atau kira-kira 10,33%.

Disusul Puan Maharani di urutan kelima dengan persentase 9,49% atau 543 suara. Anies Baswedan mendapat presentase 4,88% dengan suara 279. Sandiaga Uno menempati posisi ketujuh dengan 232 suara persentase 4,06%. Lalu Ganjar Pranowo posisi ke delapan sebanyak 158 suara dan persentase 2,76%.

Dari 11 Kandidat, AHY Paling Bawah

Nama Moeldoko juga masuk dalam kandidat cawapres yang dipilih. Meskipun hana 88 suara atau 1,54%. Dilanjut Dedi Mulyadi dengan perolehan 43 suara dan persentase 0,75%. Terakhir Agus Harimurti Yudhoyono sebanyak 0,68% sebanyak 32 suara. Sementara 32 suara atau 0,5% respons memilih nama lain.

Untuk diketahui, munculnya 11 kandidat tersebut usai Musra mengadakan survei yang terbagi dalam tiga sesi. Metodenya voting di tempat, secara elektronik dengan total suara 5.721.

Dalam sesi pertama pembahasan mengenai agenda kebangsaan harapan rakyat. Sesi kedua mengenai program prioritas harapan rakyat. Sedangkan pada sesi ketiga adalah kriteria dan karakter calon pemimpin bangsa.

Rekomendasi