Bahas Koalisi Pilpres 2024, NasDem Ungkap Ada Lagi Parpol Temui Surya Paloh

Wasekjen DPP NasDem Hermawi Taslim mengungkapkan, pekan depan akan ada lagi partai politik yang akan sowan ke NasDem. Menurutnya, koalisi Pilpres 2024 masih terbuka dan cair.

Muhammad Genantan Saputra
Bahas Koalisi Pilpres 2024, NasDem Ungkap Ada Lagi Parpol Temui Surya Paloh
Surya Paloh di Rakernas NasDem. Alma Fikhasari

Wasekjen DPP NasDem Hermawi Taslim mengungkapkan, pekan depan akan ada lagi partai politik yang akan sowan ke NasDem. Menurutnya, koalisi Pilpres 2024 masih terbuka dan cair.

"NasDem itu kan terbuka dan cair. Minggu depan Anda juga akan lihat ada lagi yang akan datang ke NasDem. Ini hanya bagian dari komunikasi politik," kata Hermawi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (19/6).

Hermawi lalu mengungkit pertemuan Ketum NasDem dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto di NasDem Tower saat itu. Menurutnya, tidak disangka keduanya bertemu hingga 5 jam.

"Siapa yang sangka Prabowo bisa sampai 5 jam? itu bagian dari politik. Politik ini kita harus desain sebagai sebuah pesta kegembiraan bukan musuh musuhan bukan berkelahi," ucapnya.

Hermawi menyebut, bahwa politik harus dibangun dalam semangat kebersamaan dan kegembiraan. Soal rekomendasi 3 capres dari NasDem juga masih bagian dari dinamisasi.

"Jadi apa yang terjadi di NasDem itu masih bagian dari proses dinamisasi. Apa yang akan terjadi di depan saya juga enggak bisa jawab," pungkasnya.

Prabowo dan SBY Bertemu Surya Paloh

Sebelumnya diketahui, Surya Paloh ditemui Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Pertemuan kedua ketum parpol itu dilakukan di NasDem Tower, Rabu (1/6).

Pertemuan berlangsung hingga empat jam lebih. Usai melakukan pertemuan tertutup, Prabowo dan Surya Paloh menggelar konferensi pers bersama.

Empat hari berselang, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menemui Surya Paloh di markas NasDem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, pada Minggu (5/6) malam. Pertemuan SBY dan Surya Paloh juga membahas Pemilu 2024. Salah satunya peluang koalisi NasDem dan Demokrat.

Rekomendasi