Apresiasi FX Rudy-Purnomo, PKS Kini Siap Kritisi Kinerja Gibran-Teguh di Solo

Namun, lanjut Daryono, PKS juga tidak akan segan-segan untuk menyampaikan kritik apabila ada hal-hal yang kurang tepat dalam menjalankan program kerjanya.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Apresiasi FX Rudy-Purnomo, PKS Kini Siap Kritisi Kinerja Gibran-Teguh di Solo
KPU Tetapkan Gibran-Teguh Sebagai Pemenang Pilkada Solo. ©2021 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Solo mengapresiasi kinerja Wali Kota FX Hadi Rudyatmo dan Wakil Wali Solo Achmad Purnomo yang akan berakhir 17 Februari nanti. Kendati demikian, PKS juga mencatat adanya beberapa janji kampanye yang belum terealisasi.

Ketua DPD PKS Solo Daryono yang baru saja dilantik mengatakan, partainya menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi atas keberhasilan yang telah dicapai oleh Pemerintah Kota Solo. Seperti meraih Opini Penilaian Wajar Tanpa Pengecualian ke 10 secara berturut-turut Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) .

“Namun kami juga memberikan catatan adanya beberapa janji kampanye yang belum terealisasi. Seperti belum selesainya Masjid Raya Sriwedari dan belum terlaksananya rumah sakit di semua kecamatan. Semoga di kepemimpinan yang akan datang bisa terealisasi,” ujar Daryono, Senin (15/2).

PKS Kota Solo, lanjut dia, juga menyampaikan selamat kepada Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakoso yang terpilih dalam Pilkada 9 Desember 2020, yang telah berjalan secara tertib, aman dan damai. Ia berharap kedepan, wali kota dan wakil wali kota akan bekerja lebih baik. Mengingat, dalam pemilukada 2020 kemarin, angka abstain cukup besar.

“Oleh karenanya menjadi tantangan tersendiri untuk membuktikan bahwa pasangan calon wali kota Solo terpilih mampu menjawab keraguan sebagian masyarakat Solo dengan sungguh-sungguh merealisasikan janji kampanye,” tandasnya.

Dalam pemerintahan Gibran-Teguh ke depan, PKS Solo menegaskan akan tetap menjadi mitra kritis. PKS akan mengapresiasi dan siap bekerjasama dengan program kerja pemerintah yang pro kepentingan rakyat.

Namun, lanjut Daryono, pihaknya juga tidak akan segan-segan untuk menyampaikan kritik apabila ada hal-hal yang kurang tepat dalam menjalankan program kerjanya.

“Dengan posisi ini PKS menempatkan diri sebagai kekuatan penyeimbang yang konstruktif di Kota Solo agar pemerintah yang berjalan bisa benar-benar berjalan secara demokratis dan mengedepankan kepentingan masyarakat,” tandasnya.

Disisi lain Daryono juga menyampaikan, PKS Kota Solo menargetkan meraih 10 kursi DPRD pada Pemilu 2024, agar bisa mencalonkan wali kota sendiri dan memaksimalkan peran pelayanan rakyat yang lebih besar lagi.

Rekomendasi