Dampingi Megawati, Prananda dan Puan Kompak Serba Hitam

Megawati duduk di kursi VVIP bagian tengah. Bersama Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla, Wapres terpilih Ma'ruf Amin, dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Dampingi Megawati, Prananda dan Puan Kompak Serba Hitam
Prananda dan Puan Maharani. ©2019 Merdeka.com/Ahda Bayhaqi

Kedua anak Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Muhammad Prananda Prabowo dan Puan Maharani menjadi sorotan selama Kongres V di Bali. Sebab, kedua cucu proklamator itu digadang sebagai penerus Megawati memimpin PDIP.

Pantauan merdeka.com, Prananda dan Puan mendampingi Megawati setiba di lokasi sampai memasuki ruang Kongres. Namun, sampai di tempat duduk, Megawati, Prananda dan Puan duduk terpisah.

Megawati duduk di kursi VVIP bagian tengah. Bersama Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla, Wapres terpilih Ma'ruf Amin, dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Sementara Prananda Prabowo duduk di sebelah kiri. Dia duduk bersama Gubernur Bali Wayan Koster, dan para Ketua Umum Koalisi Indonesia Kerja. Seperti, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, sampai Ketum PKPI Diaz Hendropriyono.

Sedangkan, Puan Maharani duduk di sebelah kanan. Dia duduk bersama pimpinan legislatif. Menko PMK itu duduk di sebelah Ketua DPR Bambang Soesatyo dan Ketua DPD Oesman Sapta Odang.

Adapun Kongres V akan menetapkan kembali Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum. Yang menjadi teka-teki adalah penerus Megawati. Nama kedua anaknya, Prananda dan Puan mencuat meneruskan suksesi Megawati.

Wacana Ketua Harian PDIP pun menyeruak. Digadang-gadang pengisi jabatan tersebut adalah penerus Megawati. Kongres V akan membahas wacana itu dalam rapat komisi di hari kedua Kongres V esok.

Menurut Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira, wacana ketua harian baru akan terlihat, usai ketua umum baru dikukuhkan.

"Enggak belum. Kan Ketua Umum diputuskan di Kongres. Kalau kemudian ketum berpikir bahwa perlu ada ini (Ketua Harian), ya prerogatif Ketum," kata Andreas, di Grand Inna Bali Beach Hotel, Kamis (8/8).

Rekomendasi