Partai Demokrat membantah ada kadernya di daerah yang membelot mendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Pernyataan itu disampaikan oleh Sekjen Partai NasDem Jhonny G Plate.
Ketua DPP Partai Demokrat Didik Mukrianto mengatakan spekulasi seperti yang diucapkan Jhonny adalah hal biasa di tahun politik seperti sekarang.
"Saya juga tidak paham, persepsi yang dimainkan beliau, karena terkait dengan komitmen PD dan Kadernya, kami yang lebih tahu. Biasa, tahun-tahun politik muncul pengamat atau paranormal politik yang mencoba membuat prediksi yang sangat spekulatif," kata Didik saat dihubungi merdeka.com, Jumat (14/12).
Didik memastikan, kader Demokrat tegak lurus dengan keputusan partai di Pilpres 2019. Yakni mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
"Kami tahu garis politik dan keputusan serta komitmen politik Partai Demokrat dalam Pilpres 2019," tegas Didik.
Sebelumnya, kinerja Jokowi selama empat tahun memimpin Indonesia dinilai membuat banyak orang puas. Karena itulah, yang diyakini menjadi penyebab kader PAN di Sumsel mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Padahal, DPP PAN memutuskan untuk mendukung Prabowo-Sandiaga.
Sekjen NasDem Johnny G Plate meyakini, alasan kader PAN dukung Jokowi karena kinerja pemerintah selama ini.
"Kader-kader PAN di Sumatera Selatan misalnya mungkin melihat kinerja Presiden dan Wakil Presiden RI, Joko Widodo-Jusuf Kalla bermanfaat bagi Sumsel. Dia bangun jalan, bangun rel kereta, bandara yang bagus, irigasi yang bagus. Sehingga mungkin saja partai lain juga sekarang memberikan dukungan pada Pak Jokowi, namun tidak ditunjukkan kepada publik," kata Jhonny di depan ruang paripurna, Gedung Parlemen, Senayan, Kamis (13/12).
Dia juga mencontohkan, Partai Demokrat di daerah-daerah sudah banyak yang mendukung capres petahana tersebut. Bahkan ada yang secara terus terang menunjukkan dukungannya kepada publik.
"Contohnya saja Demokrat itu sudah banyak yang dukung Pak Jokowi di daerah-daerah. Termasuk juga PAN dan ini juga tidak menutup kemungkinan bagi yang lain-lain," ujarnya.