Sandiaga: Indeks ketersediaan lapangan kerja masuk level pesimis

Sandiaga menuturkan, dirinya sempat menerima keluhan dari beberapa pemuda lulusan luar negeri. Rata-rata mereka malas kembali ke Tanah Air karena kesulitan mengembangkan ilmu dan keahliannya.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Sandiaga: Indeks ketersediaan lapangan kerja masuk level pesimis
sandiaga uno. ©2018 liputan6.com

Bakal calon Wakil Presiden Sandiaga Uno terus menyoroti kondisi ekonomi Indonesia saat ini. Dia menyebut, indeks ketersediaan lapangan kerja sudah masuk pada level pesimistis.

"Kita harus lakukan langkah-langkah yang terukur terutama untuk lulusan S1 ke bawah, SMA, SMP ini sudah masuk ke level pesimis," katanya di Jakarta, Sabtu (15/9).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menyatakan, klasifikasi level pesimistis itu didasarkan pada data yang diperoleh dari Bank Indonesia pada Mei 2018. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan warning bagi semua pihak untuk sama-sama memperbaiki ekonomi Indonesia.

"Kita harus bangkitkan satu diskursus yang mendalam yang bisa membangun secara konstruktif langkah-langkah apa yang bisa dilakukan agar kita tidak terperosok lebih dalam lagi ke level pesimis yang lebih dalam," ujarnya.

Sandiaga menuturkan, dirinya sempat menerima keluhan dari beberapa pemuda lulusan luar negeri. Rata-rata mereka malas kembali ke Tanah Air karena kesulitan mengembangkan ilmu dan keahliannya.

"Kenapa, karena lapangan kerja kita tak bisa menampung the best brain untuk membantu mendorong pembangunan di Indonesia," jelasnya.

"Brain-brain ini untuk reformasi struktural mustinya ditingkatkan. Kita ingin kepastian hukum, kejelasan untuk menarik the best of brain ke Indonesia. Biar kita mampu siapkan lapangan kerja ke mereka, agar mereka bukan berkarya atau ambil keputusan kerja di luar negeri. Saya pingin reserved brain seperti di India sana," Sandiaga memungkasi.

Halaman
Rekomendasi