Wasekjen Gerindra Andre Rosiade membantah prediksi mantan Ketua MK Mahfud MD, terkait kontestasi antara Joko Widodo dengan mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo di Pilpres 2019. Sebab, menurutnya sulit Gatot untuk bisa maju karena tidak memiliki kendaraan politik.
Andre mengingatkan kalau ingin menjadi Capres harus didukung oleh partai politik. Sementara itu, Gerindra sebagai poros oposisi Joko Widodo, telah memberikan tiketnya untuk sang Ketum Prabowo Subianto.
Sedangkan, sampai detik ini belum ada partai yang menunjukkan dukungan terhadap Gatot.
"Pak Prabowo punya tiket partai, Gerindra sudah mencalonkan beliau insyaAllah PKS bersama-sama," kata Andre saat dihubungi merdeka.com, Jumat (20/4).
"Lalu di mana poros Pak Gatot yang tak punya partai?" imbuhnya.
Menurutnya, tidak perlu menanggapi serius prediksi Mahfud tersebut. Andre menyebutkan bahwa pernyataan tersebut tidak relevan melihat persyaratan pemilu dan melihat dinamika politik saat ini.
"Jadi enggak relevan penyataan Prof Mahfud. Dia menyamakan Pilpres dengan Pilkada. Gak usah ditanggapi lah," ujarnya.
Sebelumnya, Mahfud MD memprediksi bahwa dalam Pilpres 2019 nanti, hanya akan pertarungan dua poros. Pertama adalah kubu petahana dengan Joko Widodo sebagai Capres. Lalu, dia ditantang Gatot Nurmantyo. Mahfud menyebut Prabowo tidak akan kembali maju sebagai Capres.
"Gatot sebagai saingan (Jokowi) saya kira, saya kira Prabowo tidak. Saya kira ya, tapi saya ndak tahu," kata Mahfud, kemarin.