Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), A.M Hendropriyono sudah bulat memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya. Dia akan menyerahkan kepemimpinan partainya kepada kader lebih muda.
Dia juga berharap segera digelar kongres luar biasa untuk memilih nakhoda baru PKPI. Sekjen PKPI Imam Anshori menuturkan, kongres luar biasa paling cepat digelar akhir bulan ini.
"Masih dirancang. Tapi segera saja, mungkin akhir bulan ini," ucap Imam saat dikonfirmasi, Jumat (13/4).
Namun dia tidak menyebutkan detil lokasi dan waktu untuk pelaksanaan kongres.
Untuk diketahui, Ketua Umum PKPI Hendropriyono yang kini berusia 74 tahun merasa sudah cukup waktunya berkiprah di dunia politik. Apalagi dia telah berhasil mengantarkan PKPI sebagai parpol peserta Pemilu 2019 setelah memenangkan gugatan PTUN.
Dia berharap segera ada kapten kapal yang baru untuk PKPI. Prosesnya melalui kongres luar biasa.
"Kita sampai akhirnya di seberang sini dan saya sebagai kapten kapalnya di PKPI, sudah sampai seberang sini, saya turun dan saya serahkan kepada kongres supaya PKPI melakukan kongres luar biasa sesegera mungkin dan mencari pengganti saya," jelas Hendro di kantor KPU, Jumat (13/4).
Hendropriyono ingin penggantinya masih muda dan kader yang telah dibimbingnya selama ini. Selama menjabat Ketum PKPI, Hendro mengaku selalu membimbing dan mengingatkan kadernya selalu berlaku jujur, lurus, dan anti suap menyuap.
Terkait nama calon penggantinya, dia menyebut ada banyak kandidat. Namun dia menolak menyebut nama-nama kader PKPI yang layak menerima tongkat estafet kepemimpinan PKPI.
Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com