Prabowo bakal turun gunung: Saya punya utang sama masyarakat Jawa Barat

Prabowo bakal turun gunung: Saya punya utang sama masyarakat Jawa Barat. Usai melakukan pertemuan, Prabowo menyatakan siap turun gunung untuk kampanye seperti yang pernah ia lakukan sewaktu Pilgub DKI 2017 kemarin.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Prabowo bakal turun gunung: Saya punya utang sama masyarakat Jawa Barat
prabowo gelar pertemuan tertutup dengan partai koalisi. ©2018 Merdeka.com/Arie Basuki

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan partai koalisi di Jawa Barat yaitu PKS dan PAN. Pertemuan yang digelar di rumah Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu untuk membahas Pilkada serentak 2018 di Jawa Barat.

Usai melakukan pertemuan, Prabowo menyatakan siap turun gunung untuk kampanye seperti yang pernah ia lakukan sewaktu Pilgub DKI 2017 kemarin.

"Insya Allah saya sudah diminta dan saya mengatakan karena saya ini kan warga Jawa Barat, status saya ini penduduk Jawa Barat, ke sini dalam rangka katakanlah pekerjaan, tetapi saya tinggal di Jawa Barat," kata Prabowo di kediamannya, Jakarta Selatan, Kamis (1/3).

Hal itu ia lakukan juga karena agar Jawa Barat bisa menjadi lebih baik lagi. Dia pun bercerita karena dulu juga dirinya pernah menjadi prajurit saat sekolah militer di Jawa Barat.

"Dan saya berkepentingan Gubernur Jawa Barat harus yang terbaik bagi Jawa Barat. Saya juga besar di Jawa Barat. Waktu jadi prajurit hampir bisa dikatakan seluruh pengabdian di Jawa Barat. Saya dulu di pasukan Kujang sekolah militer di Jawa Barat," ujarnya.

Selain itu, hal tersebut ia lakukan karena dirinya merasa mempunyai utang terhadap masyarakat Jawa Barat. Karena menurutnya, masyarakat Jawa Barat juga memberikan dukungan buat dirinya, mulai dari Kabupaten sama Kota.

"Jadi saya punya utang sama masyarakat Jawa Barat. Rakyat Jawa Barat juga mendukung saya selama ini karena itu saya sudah merencanakan, saya akan ditunggu Jawa Barat sebanyak mungkin Kabupaten, Kota saya akan kunjungi," ucapnya.

Selain itu, dirinya menganggap bahwa semua peserta yang ikut Pilkada Jawa Barat, merupakan pesaing berat bagi pasangan 'ASYIK' Sudrajat-Ahmad Syaikhu.

"Kontestan lain semua berat. Enggak apa-apa, ini kan demokrasi. Demokrasi harus ada kontestan yang kuat supaya yang terbaik yang muncul," tandasnya.

Rekomendasi