Kubu OSO: Harusnya Pak Wiranto tegas tak bersikap abu-abu

Kubu OSO: Harusnya Pak Wiranto tegas tak bersikap abu-abu. Dia menambahkan, yang dilakukan oleh kubu Sarifuddin Sudding adalah kejahatan yang terstruktur dan masif dengan tujuan melakukan pengrusakan terhadap Hanura dengan cara melecehkan simbol partai yaitu ketua umum.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Kubu OSO: Harusnya Pak Wiranto tegas tak bersikap abu-abu
Wiranto. ©2017 Merdeka.com/Nur Habibie

Ketua DPP Partai Hanura K. Wirawan menganggap bahwa polemik yang terjadi di partainya akibat adanya sekelompok orang yang haus kekuasaan, tidak sabar dan berpikir sempit sehingga tidak puas dengan kebijakan Oesman Sapta Odang (OSO). Menurut dia, partai dipimpin OSO memiliki akselerasi yang sangat tinggi.

"Disinyalir kelompok ini merupakan kelompok anti perubahan padahal OSO merupakan sosok yang membawa perubahan di partai ini dan sejak lama kelompok ini sering menyalahgunakan kebijakan partai" kata Wirawan dalam siaran persnya, Rabu (17/1).

Dia menambahkan, yang dilakukan oleh kubu Sarifuddin Sudding adalah kejahatan yang terstruktur dan masif dengan tujuan melakukan pengrusakan terhadap Hanura dengan cara melecehkan simbol partai yaitu ketua umum.

Wirawan meminta kepada Ketua Dewan Pembina Hanura, Wiranto bersikap netral dan berpegangan kepada hasil Munas partai beberapa waktu lalu menyatakan OSO sah pimpin Hanura sampai tahun 2020.

"Seharusnya Pak Wiranto bersikap tegas terhadap situasi ini dan tidak bersikap abu-abu," kata dia.

Wiranto telah menegaskan bahwa OSO harus melanjutkan kepemimpinan di Hanura. Namun kubu Sudding meyakini, Wiranto akan hadir di Munaslub kubunya yang digelar malam ini di Hotel Sultan, Jakarta.

"Kami berharap konflik ini dapat diselesaikan dengan baik, dan semua pihak mematuhi apa yang diputuskan oleh Kemekum HAM," tutup dia.

OSO dan sekjennya Sarifuddin suling saling pecat. OSO dinilai melanggar AD/ART, sementara Sudding disebut telah membuat gaduh internal partai.

Kubu Sudding mengganti OSO dengan plt ketum Daryatmo. Sementara kubu OSO mengganti Sudding dengan Herry L Siregar.

Rekomendasi