Dedi Mulyadi mengaku tak tahu PDIP akan duetkan dengan Anton Charliyan

Lagi pula, saat ini Dedi juga masih menunggu keputusan dari DPP Partai Golkar terkait dengan pengusungannya. Mengingat Golkar baru saja menarik dukungannya dari Ridwan Kamil yang telah lebih dulu diusung.

Sania Mashabi
Oleh Sania Mashabi - Reporter
Dedi Mulyadi mengaku tak tahu PDIP akan duetkan dengan Anton Charliyan
Dedi Mulyadi dan sopir angkot. ©2017 merdeka.com/bram salam

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengaku belum mendengar secara resmi bahwa ia akan diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) maju Pilgub Jawa Barat 2018 bersama dengan Wakalemdikpol Polri Irjen Anton Charliyan.

Dedi mengaku, belum berkomunikasi secara internal dengan PDIP terkait rencana pengusungan tersebut.

"Belum-belum (komunikasi internal dengan PDIP)," kata Dedi di Gedung Pusat Studi Jepang, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Kamis (21/12).

Selama ini, kata Dedi, dirinya hanya mendengar berita pengusungan itu dari media. Dia juga menegaskan belum ada surat rekomendasi resmi dari PDIP untuknya.

"Ya kita belum tau kan belum ada surat resmi," ujarnya.

Lagi pula, saat ini Dedi juga masih menunggu keputusan dari DPP Partai Golkar terkait dengan pengusungannya. Mengingat Golkar baru saja menarik dukungannya dari Ridwan Kamil yang telah lebih dulu diusung.

"Saya pikir kita sabar dulu sampai pada minggu keempat desember. Karena sekarang ini orang saling liat ini kemana ke sini belum ada yang jelas," ungkapnya.

Diketahui, hari ini (21/12) DPP Partai Golkar juga akan melakukan rapat jelang pilkada. Dedi pun akan menghadiri rapat itu.

"Hari ini ke DPP ada pembahasan Pilkada. pilkada kabupaten kota yang belum selesai," tandasnya.

Rekomendasi