Beda sama Fahri Hamzah, Fadli Zon tak setuju anggota KPU dari parpol

Fadli beranggapan, era saat ini berbeda dengan Pemilu 1999. Saat itu, Pemilu diselenggarakan oleh panitia dari partai politik.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Beda sama Fahri Hamzah, Fadli Zon tak setuju anggota KPU dari parpol
fadli zon. ©2017 Merdeka.com/anisya alfaqir

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mendukung wacana anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) berasal dari unsur partai politik. Keberadaan anggota dari partai politik dianggap bisa membantu mengawasi kecurangan saat Pemilu.Namun berbeda rekan Fahri sebagai sesama pimpinan DPR, Fadli Zon berbeda pendapat. Wakil Ketua DPR ini mengaku tidak setuju dengan wacana tersebut. Menurutnya, perwakilan partai tidak bisa menjamin tidak ada kecurangan dalam Pemilu."Memang perwakilan parpol itu menjamin tidak ada kecurangan karena saling kontrol tapi belum tentu ini bisa menjadi kenyataan," kata Fadli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/3).Fadli beranggapan, era saat ini berbeda dengan Pemilu 1999. Saat itu, Pemilu diselenggarakan oleh panitia dari partai politik."Saya kira memang zamannya berubah ya sudah agak berbeda, mungkin untuk parpol tak akan seperti waktu itu karena itu kan awal era Reformasi," terangnya.Oleh karena itu, Fadli memprediksi pembicaraan soal anggota KPU dari partai politik akan berjalan alot dan panjang. "Jadi kita tak bisa sepenuhnya seperti itu dan pembicaraannya pasti akan alot dan panjang," pungkasnya.

Rekomendasi