KPU DKI sebut janji Agus Rp 1 M per RW bukan politik uang

KPU DKI sebut Agus janji Rp 1 M per RW bukan politik uang. Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta, Sumarno menilai menjanjikan alokasi anggaran pada saat kampanye bukan merupakan sebuah pelanggaran politik uang atau money politic. Tetapi hal itu bisa termasuk ke dalam pelanggaran administrasi.

Yayu Agustini Rahayu
Oleh Yayu Agustini Rahayu - Reporter
KPU DKI sebut janji Agus Rp 1 M per RW bukan politik uang
Agus Yudhoyono. ©instagram.com/Agusyudhoyono

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sempat melontarkan ucapan akan memberikan dana Rp 1 miliar untuk pemberdayaan komunitas tiap Rukun Warga (RW) jika kelak terpilih menjadi Gubernur Ibu Kota. Hal ini menjadi polemik dan menimbulkan pro kontra di semua kalangan masyarakat.Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta, Sumarno menilai menjanjikan alokasi anggaran pada saat kampanye bukan merupakan sebuah pelanggaran politik uang atau money politic. "Yang dimaksud money politic kalau dia menjanjikan kamu mendukung saya, nih saya kasih sekian," kata Sumarno di Balai Agung gedung Balai Kota, Selasa (06/12).Tetapi Sumarno juga mengatakan bahwa hal itu bisa termasuk ke dalam pelanggaran administrasi jika sebelumnya program tersebut tidak terdapat dalam visi misi pasangan calon. "Tetapi memang mereka dalam kampanye harus merujuk dalam visi misinya, harus ada, itu merupakan elaborasi dari visi misi mereka yang sangat umum," ungkapnya.Dia juga menjelaskan bahwa KPUD DKI Jakarta sudah mengingatkan dan memanggil tim sukses paslon nomor urut satu untuk tetap mengacu pada vsisi misi. "Karena itu termasuk pelanggaran administrasi, tidak termasuk kategori pelanggaran. Memang harus di elaborasi lebih detail lagi," tuturnya.

Rekomendasi