Lulung yang pasrah PPP Djan Faridz dukung Ahok meski tak rela

Lulung yang pasrah PPP Djan Faridz dukung Ahok meski tak rela. Djan memastikan keputusan yang telah dibuat harus disepakati semua kader. Tidak terkecuali Lulung yang suka tidak suka harus mendukung Ahok.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Lulung yang pasrah PPP Djan Faridz dukung Ahok meski tak rela
Hasnaeni Wanita Emas bertemu Haji Lulung. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masih terpecah soal Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Kubu Romahurmuzy mendukung pasangan Agus-Sylvi bersama partai lainnya yang tergabung dalam Koalisi Cikeas.Sementara PPP kubu Djan Faridz, sampai hampir dua pekan proses pendaftaran pasangan bakal calon dan wakil gubernur belum juga bersikap. Baru pada Jumat (7/10) kemarin, mereka membuat keputusan.PPP kubu Djan memutuskan mendukung pasangan Ahok-Djarot. PPP kubu Djan bergabung dengan empat partai lainnya yakni PDIP, Golkar NasDem dan Hanura.Keputusan itu disampaikan dalam jumpa pers di Kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat."Menyikapi konstelasi Pilkada DKI Jakarta, DPP PPP menyatakan sikap mempertimbangkan untuk mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat," ucap Djan.Pertimbangan PPP mendukung Ahok-Djarot sesuai dengan hasil silaturahmi nasional pada tanggal 6 Oktober 2016 yang dihadiri seluruh pengurus wilayah PPP se-Indonesia."Pertimbangan untuk mendukung pasangan Ahok-Djarot juga sesuai dengan hasil silaturahmi nasional pada tanggal 6 Oktober 2016 yang dihadiri seluruh pengurus wilayah PPP se-Indonesia," tambahnya.

Namun ada yang menarik dari dukungan PPP kubu Djan terhadap Ahok-Djarot. Sebab salah satu kader mereka yakni Abraham Lunggana alias Haji Lulung punya hubungan yang tak baik.Lulung dan Ahok selalu berseberangan. Lulung bahkan siap potong kuping untuk Ahok.Terkait hal itu, Djan memastikan keputusan yang telah dibuat harus disepakati semua kader. Tidak terkecuali Lulung yang suka tidak suka harus mendukung Ahok."Saya belum melihat dia menyatakan mendukung. Yang kedua dalam pertemuan Silaturahmi Nasional dengan DPW Se-Indonesia tadi malam. Beliau (Lulung) tetap menyatakan loyal dan setia kepada apapun keputusan DPP," papar Djan."Ini baru keputusan DPP. Haji Lulung Insya Allah hadir dan bersama pasangan calon pada saat deklarasi kita," pungkasnya.Di kesempatan terpisah, Lulung menegaskan tak akan memberikan suaranya untuk Ahok. Meski demikian, dia menghormati keputusan partainya."Komunikasinya sudah lama, kita hormatlah sama keputusan DPP yah. Sangat hormat sekali saya dengan DPP, secara pribadi itu urusan partai. Tetapi secara pribadi saya tidak mendukung (Ahok-Djarot), gitu aja," kata Lulung kepada merdeka.com.

Lulung tidak ingin terlibat pada tim pemenangan Ahok-Djarot yang dibentuk oleh DPP PPP kubu Djan Faridz. Dengan tegas dia mengatakan bahwa perbedaan sikap tersebut tidak akan membuat dirinya keluar dari PPP."Saya besar di partai. Ya harus dihormati hak politik saya," tandas Lulung.Sementara Ahok, mengaku senang PPP kubu Djan menyatakan bergabung. Soal Lulung, dia mengklaim punya hubungan baik-baik saja meski pernah bersitegang soal kasus UPS."Lulung juga baik-baik saja sama saya, Lulung kan cuma masalah UPS saja," singkat Ahok.

Rekomendasi