DPP PKS 'banjir' pertanyaan terkait pemecatan Fahri Hamzah

Selain itu menurut Mahfudz harusnya istri dan anak Fahri masih diperbolehkan mengikuti agenda PKS.

Dieqy Hasbi Widhana
Oleh Dieqy Hasbi Widhana - Reporter
DPP PKS 'banjir' pertanyaan terkait pemecatan Fahri Hamzah
Mahfudz Siddiq. ©dpr.go.id

Politisi PKS Mahfudz Siddiq heran mengapa Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dipecat dari seluruh jenjang keanggotaan partai. Padahal ada kader PKS yaitu Luthfi Hasan Ishaq yang telah didakwa pengadilan namun tidak dipecat."Itu yang justru jadi pertanyaan oleh kader maupun masyarakat. Pak Fahri cuma berbeda pendapat, keputusannya dipecat. Sementara yang terbukti melakukan tindak pidana dan bahkan sekarang dipenjara, itu tidak ada tindakan pemberian disiplin dari partai," ujar Mahfudz di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/4).Menurut mantan ketua komisi I DPR ini, yang diperkenankan menjawab alasan pemecatan hanya DPP PKS. Namun hingga saat ini kader yang bertanya ke DPP PKS masih belum mendapat jawaban yang jelas.‎"Kalau pertanyaan sih enggak pernah putus-putus, cuma yang berwenang memberikan jawaban ya DPP. Karena pertanyaan masih muncul, artinya belum ada jawaban," tuturnya.Selain itu menurut Mahfudz harusnya istri dan anak Fahri masih diperbolehkan mengikuti agenda PKS. Meski Fahri dipecat, secara personal, istri dan anaknya tetap bisa mengikuti pengajian dan sebagainya yang digelar PKS."Sepanjang yang saya tahu istrinya nggak dipecat dari kader PKS. Pengaruh atau nggak, secara psikologis mungkin berpengaruh. Tapi saya nggak tahu, istrinya pak Fahri ini kan dokter ya, tapi PNS atau bukan? Kalau PNS kan nggak boleh terlibat di partai Politik," pungkasnya.

Rekomendasi