Pansus Pelindo II akan memanggil Menteri Perhubungan Ignasius Jonan hari ini ke DPR. Hal tersebut berkaitan dengan perusahaan mantan Dirut Pelindo II RJ Lino soal kasus Terminal Koja dan global bonds (obligasi global) yang kini menjadi tersangka korupsi. "Global bonds mencapai Rp 5 triliun lebih, pertama kita sistemnya dulu kenapa seperti itu," kata anggota Pansus Pelindo II, Masinton Pasaribu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/1). Politikus PDIP ini menjelaskan, dalam pertemuan pukul 14.00 WIB nanti, akan ditelusuri teknis aliran dana. Selain itu, dicari tahu siapa penanggung jawab atas dana tersebut. "Juga terkait teknisnya, ketiga siapa penanggungjawabnya," tuturnya. Menurut Masinton, dalam hal Terminal Koja, ada aliran dana utang yang tak sesuai kebutuhan. Menurutnya hal tersebut bisa diindikasikan sebagai upaya untuk korupsi. "Nanti itu, kan berkembang kita sedang mendalami proses peminjaman utang yang skala besar, pembangunan pelabuhan baru," pungkasnya.
Siang ini, Pansus Pelindo II panggil Menteri Jonan ke DPR
Pansus Pelindo II ingin telusuri siapa penanggung jawab dugaan korupsi di Terminal Koja.
Rekomendasi