Evaluasi KemenPAN dinilai positif, momen publikasinya tak tepat

Hasil evaluasi itu menjadi sensitif saat isu reshuffle semakin menguat.

Rizky Andwika
Oleh Rizky Andwika - Reporter
Evaluasi KemenPAN dinilai positif, momen publikasinya tak tepat
Yuddy Chrisnandi. ©Humas Kemenpan

Evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terhadap Kementerian dan lembaga negara menuai protes dari beberapa kalangan. Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute, Gun Gun Heryanto menilai kegaduhan evaluasi tersebut memang sebuah hal yang wajar. Sebab, evaluasi tersebut dilakukan di tengah isu reshuffle kabinet yang berhembus kencang. "Muncul interpretasi beberapa pihak yang menghubungkan tindakan publikasi hasil evaluasi ini sebagai langkah politis yang tendensius. Menilik argumentasinya, pihak yang skeptis dan kritis dominannya berlandaskan pada pilihan waktu rilis yang dianggap kurang tepat," kata Gun Gun dalam diskusi bertajuk 'Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Kementerian" di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (13/1). Gun Gun menilai wajar apabila publikasi evaluasi tersebut mendapatkan kecaman. Padahal, evaluasi tersebut seharusnya disambut positif. Alasannya, lembaga/kementerian yang mendapat nilai rendah dapat tahu diri untuk memperbaiki kinerja. "Jika melihatnya dalam konteks yang lebih positif bisa menjadi lecutan untuk memperbaiki diri," katanya. Dia mengusulkan ada baiknya evaluasi tersebut dilakukan saat yang tepat. Jika tidak, dipastikan akan muncul interpretasi sejumlah pihak yang menghubungkan tindakan publikasi hasil evaluasi ini sebagai langkah yang politis dan tendensius."Selain juga banyak di antaranya yang belum mendapat informasi utuh soal metodologi dan hasil evaluasi yang digunakan, sehingga informasi yang diterima bersifat parsial," ujarnya. Selain itu, Pakar Komunikasi Politik UIN Jakarta itu menilai seharusnya Kementerian yang mendapatkan nilai rendah tak perlu gerah dengan evaluasi tersebut. Pasalnya, apabila memang Kementerian sejatinya kalau bekerja nyata, produktif dan akuntabel, pada akhirnya khalayak akan mengacungi jempol Kementerian tersebut. "Khalayak akan mengetahui beragam tindakan nyatanya mereka untuk republik ini," tukasnya.

Rekomendasi