Isu reshuffle, Taufik Kurniawan sudah pamit dari DPR

Mantan Sekjen PAN Taufik Kurniawan disebut bakal masuk jajaran kabinet kerja Jokowi-JK.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Isu reshuffle, Taufik Kurniawan sudah pamit dari DPR
Taufik Kurniawan. ©dpr.go.id

Jelang pergantian akhir tahun 2015, isu reshuffle atau perombakan kabinet jilid II kembali menyeruak ke permukaan. PAN masih menjadi sorotan dalam kabar reshuffle ini pasca menyatakan bergabung ke dalam pemerintahan.Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum mengeluarkan sikap resmi terhadap isu reshuffle jilid II ini. Isu perombakan kabinet sudah mulai berhembus sejak tiga bulan terakhir, namun pemerintah masih diplomatis menjawab seputar gosip reshuffle.Sejumlah nama politikus PAN bahkan telah beredar di kalangan publik tentang calon menteri yang diusulkan kepada Presiden Jokowi. Mulai dari Didik J Rachbini, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Asman Abnur sampai Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan ikut menjadi perbincangan seputar reshuffle.Sebuah informasi menyatakan, bahwa Taufik Kurniawan telah berpamitan kepada para pimpinan DPR. Taufik saat ini menjabat sebagai wakil ketua DPR, dirinya disebut sudah pamit kepada seluruh pimpinan DPR karena hendak bergabung di kabinet kerja Jokowi-JK."Taufik sudah pamit ke pimpinan DPR," ujar seorang politikus yang enggan disebutkan namanya saat berbincang beberapa waktu lalu.Anggota DPR ini mengatakan jika Taufik memang yang direkomendasikan PAN kepada Jokowi untuk menjadi menteri. Namun sayang dia tak menyebutkan posisi menteri apa yang akan diisi oleh Taufik nantinya.

Taufik disebut lebih memilih menjadi menteri ketimbang pimpinan DPR karena mengikuti keputusan partai yang ingin dirinya berada di eksekutif. Meskipun mengakui jika jabatan di legislatif lebih enak, karena tak harus mengikuti perintah Presiden.Sumber yang pernah menjabat sebagai anggota Komisi III DPR ini tak mau mengatakan kapan reshuffle kabinet akan terjadi. Menurut dia, hal ini merupakan kewenangan penuh Jokowi."Kalau itu terserah presiden, kita enggak ada urusan," kata mantan petinggi sebuah partai politik ini.PAN belum memberikan pernyataan resmi seputar reshuffle kabinet jilid II. Sekjen PAN Eddy Soeparno bahkan saat ditemui bulan lalu di kantornya bungkam tentang isu reshuffle. Dia mengaku tidak tahu apa-apa soal perombakan kabinet."Saya enggak tahu, benar-benar tidak tahu. Itukan ranahnya ketua umum," kata Eddy seraya menegaskan siap jika Ketum PAN Zulkifli Hasan menugaskannya masuk kabinet.


Sementara itu, calon menteri dari PAN lainnya, Didik Junaidi Rachbini juga ogah membahas soal namanya yang masuk dalam bursa calon menteri. Didik lebih berkenan menjawab soal ekonomi ketimbang isu reshuffle."Lebih baik membahas ekonomi saja," tulis Didik menjawab pesan singkat yang dikirim merdeka.com.Belum jelas kapan pemerintah akan melakukan reshuffle jilid II. Sejumlah nama menteri juga kerap dikaitkan dengan isu reshuffle. Menteri ESDM Sudirman Said, Menteri BUMN Rini Soemarno, sampai Jaksa Agung HM Prasetyo juga disebut bakal kena reshuffle kabinet jilid II.

Wapres Jusuf Kalla (JK) hanya mengatakan, reshuffle masih dalam proses pembicaraan."Ya semuanya dalam proses pembicaraan," kata JK di kantornya Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (28/12).JK mengaku belum tahu apakah nanti PAN benar masuk kabinet dan mendapatkan jatah kursi menteri dua. Dia menilai, soal itu belum dibicarakan."Belum tahu. Itu infonya dari mana. Tapi belum dibicarakan," kata JK.Terkait nama mantan Sekjen PAN Taufik Kurniawan yang dapat jatah menteri, JK pun ogah komentar banyak. "Belum dibicarakan. Belum dibicarakan," tutur dia.

Rekomendasi