Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Bali, I Wayan Koster, menyebut kekalahan jagoannya di Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Karangasem hanya karena faktor kurang beruntung. Pun demikian Koster tetap membanggakan soal kemenangan di lima kabupaten dan kota di Bali dalam Pilkada serentak kemarin."Saya tidak katakan di Kabupaten Karangasem kita kalah. Lebih tepatnya kurang beruntung," kata Koster di Renon, Denpasar, Bali, Kamis (10/12).Koster mengklaim usaha dilakukan tim di Karangasem sudah maksimal. Namun, hal itu tetap akan dievaluasi kembali, termasuk di daerah-daerah di enam kabupaten dan kota di Bali. "Bagi yang nyata membelot sudah jelas kami pecat dari kader PDIP. Maaf kami berlakukan aturan yang ketat dan keras," ujar Koster di gedung DPD PDIP Bali.Dikatakan Koster, kekalahan yang memalukan di Karangasem karena justru pasangan calon diusung oleh Partai Nasdem unggul. Menurut dia, hingga saat ini hal itu belum dilaporkan kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri."Secara resmi soal ketidakberuntungan kita di Kabupaten Karangasem dan kemenangan kita di lima kabupaten, akan baru disampaikan kepada Ketua Umum setelah ada keputusan resmi dari KPU bali," ucap Koster.Hasil perolehan sementara diterima KPU Bali dalam Pilkada Kabupaten Karangasem hingga hari ini, Kamis (10/12), pasangan nomor urut satu diusung PDI Perjuangan, I Wayan Sudirta-Ni Made Sumiati, hanya memperoleh 31 persen, dengan perolehan 74.402 suara. Sedangkan pesaingnya, Gusti Ayu Mas Sumantri-Wayan Arta Dipa, memperoleh suara 102.467. Sementara pasangan nomor urut tiga, I Made Sukerana-I Komang Kisid, hanya memperoleh 27 persen.
Kalah di Pilkada Karangasem, PDIP Bali akui kurang beruntung
Mereka belum menyampaikan kekalahan itu kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Rekomendasi