Panwaslu Sumatera Barat terima banyak laporan politik uang

Tim sukses kedapatan membawa amplop berisi uang yang dibagikan ke warga.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Panwaslu Sumatera Barat terima banyak laporan politik uang
Ilustrasi Pilkada Serentak. ©2015 Merdeka.com

Ketua Pengawas Pemilu (Panwaslu) Sumatera Barat Elly Yanti mengaku banyak mendapat informasi dari Panwaslu Kecamatan di Kabupaten Solok Selatan soal dugaan politik uang. Seorang tim sukses salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Solok Selatan kedapatan membawa 10 amplop berisi Rp 100.000. Uang senilai total Rp 1 juta itu dibawa saat pencoblosan tadi pagi.

Panwaslu masih menelisik informasi itu dengan koordinasi bersama penyelenggara pemilu dan pihak kepolisian setempat. Kepada Panwascam, orang itu mengaku uang yang dibawanya hanya untuk saksi salah satu pasangan calon yang bertarung merebutkan bupati maupun wakil bupati di Kabupaten Solok Selatan.

"Nah apakah itu memang betul. Butuh dikroscek saksi yang tertulis namanya di amplop itu benar-benar saksi yang mendapatkan mandat yang nanti sebagai saksi di TPS, TPS yang memang dibutuhkan. Jadi masih dalam proses kepolisian," kata Elly ketika ditemui di kantor gubernur Sumatera Barat, Rabu (9/12).

Selain Solok Selatan, Elly mengaku juga mendapat informasi adanya anggota tim sukses salah satu pasangan calon bupati Kabupaten Damasraya yang memberikan amplop berisi uang kepada 30 warga. Amplop itu berisi Rp 50.000.

"Tapi ketika disampaikan ke kepolisian, kepolisian mengarahkan dulu untuk disampaikan kepada Panwaslu. Nah sampai saat ini panwaslu juga belum menerima apakah yang bersangkutan sudah ke Panwaslu atau tidak, masih dalam proses," ujar dia.

Rekomendasi