"Nyoblos saja daripada enggak ada Bupatinya"

Pilkada Serentak di Kabupaten Blitar sepi peminat.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
"Nyoblos saja daripada enggak ada Bupatinya"
Cara Nyoblos di Blitar. ©2015 merdeka.com/renald

Antusiasme warga Kabupaten Blitar, Jawa Timur, tampak kurang bergairah datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memilih pasangan calon tunggal Rijanto dan Marhaeinis Urip Widodo.Pemandangan sepi seperti terlihat di TPS 8, Jalan Raya Talun, Dusun Dander, Kelurahan Talun, kecamatan Talun. Kemudian kondisi serupa juga terasa di TPS 3 Desa Talun, Kecamatan Talun atau di TPS 1, Jalan Pojok Sawahan, Kabupaten Garum.Salah seorang warga Desa Talun, Mamik (55) mengatakan dirinya datang mencoblos ke TPS 8 karena ingin menggunakan hak pilihnya sebagai warga negara yang baik. Pilihan mencoblos dilakukan lantaran takut wilayahnya tidak punya pemimpin,"Kalau kita pilih saja, daripada enggak ada Bupatinya," kata Mamik saat ditemui merdeka.com, Jalan Raya Talun, Blitar, Rabu (9/12).Berdasarkan pantauan merdeka.com, di TPS 8 hanya terlihat petugas PPS, para saksi, dan aparat kepolisian serta anggota Linmas yang berjaga di lokasi.Kabupaten Blitar merupakan salah satu dari tiga daerah di Indonesia yang hanya memiliki satu pasangan calon dalam pelaksanaan Pilkada Serentak. Dua lainnya adalah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat dan Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.Ketiga daerah ini menerapkan sistem referendum, di mana pilihan yang tersedia dalam surat suara hanyalah setuju dan tudak setuju terhadap bakal calon pemimpin daerah ini. Untuk daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Blitar terdapat 964.928 pemilih.

Rekomendasi