Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memberi perhatian khusus bagi pemenangan pilkada gubernur dan empat pilkada kabupaten di Kalimantan Utara (Kaltara).
Sebab, Kaltara merupakan halaman terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Oleh karena itu, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan, pihaknya bertekad habis-habisan untuk memenangkan 5 pilkada di daerah yang baru dimekarkan itu. Terlebih, akan terjadi sinergi yang baik dengan Presiden Jokowi jika beberapa kepala daerah yang diusung PDIP bisa menang di Kaltara.“Presiden Jokowi, Menteri dari PDIP ditambah lagi menteri yang ada kedekatan dengan PDI Perjuangan akan semakin mempercepat kemajuan pembangunan Kaltara yang merupakan provinsi baru,” kata Hasto saat memberikan pengarahan di rapat koordinasi dan konsolidasi struktur PDI Perjuangan di Tarakan, Kalimantan Utara, seperti siaran pers, Senin (23/11).Hasto mengatakan salah satu perhatian pemerintah Jokowi pada Kaltara terlihat saat kepala pemerintahan menugaskan Mendagri Tjahjo Kumolo memimpin upacara HUT RI provinsi baru itu pada 17 Agustus lalu.“Semangat ini harus ditangkap masyarakat Kaltara. Demi terciptanya sinergi kebijakan untuk memajukan Kaltara,” tambah Hasto.Rapat koordinasi ini dihadiri seluruh struktur PDIP se-Kaltara. Selain itu, hadir juga calon Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, calon Wakil Gubernur Kaltara Udin Hianggio, calon Bupati Bulungan H Sudjati, calon wakil bupati Bulungan Ingkong Ala, calon Bupati Nunukan Asmin Laura Hafidz, dan calon Wakil Bupati Tana Tidung Markus S.Menurut Hasto, pembangunan di Kaltara harus satu kesatuan. “Pemerintah pusat bersama daerah harus satu kesatuan untuk mempercepat pembangunan Kaltara sehingga bisa mengejar ketertinggalan dengan provinsi lainnya,” tambah Hasto.Lebih jauh, Hasto menekankan seluruh kandidat yang diusung PDIP baik dari calon terbaik dari internal maupun eksternal partai, harus mengusung semangat kebinekaan.“PDIP mengutamakan kebinekaan tidak mengenal beda status, agama apalagi gender,” ujar Hasto.“Pilkada di Kaltara bukanlah perjuangan orang per orang tapi disertai keyakinan bahwa Kaltara bisa mengejar ketertinggalan dengan provinsi lain berkat adanya sejumlah menteri dari PDIP,” papar Hasto menambahkan Irianto dan Udin merupakan kandidat yang punya pengalaman dan kombinasi pasangan yang sangat baik untuk memimpin Kaltara.