Pilkada Sumenep, Hasto minta Buya-Fauzi mendekat ke rakyat

Hasto menyatakan, Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, minta Buya-Fauzi berjuang sampai pingsan.

Moch. Andriansyah
Oleh Moch. Andriansyah - Reporter
Pilkada Sumenep, Hasto minta Buya-Fauzi mendekat ke rakyat
Hasto Kristiyanto. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Dalam Pilkada Sumenep, Madura, akan bertarung dua ulama besar. Yaitu calon petahana, KH Abuya Busyro Karim melawan Hj Dewi Khalifah alias Bu Nyai Eva.Pertarungan itu diprediksi bakal sengit dan diwarnai politik uang. Buya, calon urut satu, berpasangan dengan Ahmad Fauzi. Mereka diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa. Sedangkan Bu Nyai Eva berduet dengan Zainul Abidin, yang disokong Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Hanura, dan Partai Bulan Bintang.Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Hasto Kristiyanto, yang hadir di acara Pelatihan Saksi Pemilu di DPC PDIP Kabupaten Sumenep, Minggu (22/11), meminta para tim sukses dan relawan pasangan Buya-Ahmad Fauzi memenangkan jagoan mereka. Malah menurut dia, Megawati berpesan supaya mereka menjual duet itu, dengan kampanye dari rumah ke rumah."Hari ini adalah H -17, partai harus menyatu dengan elemen rakyat. Pesan Ibu Megawati, kita harus melakukan kampanye door to door, mendekati rakyat secara langsung. Kampanye ideologis ini bagus. Kita tidak harus melakukan kampanye besar-besaran, tapi door to door ala Bapak Jokowi," kata Hasto."Di PDIP kita harus berjuang. Kata Ibu Megawati, 'Berjuanglah sampai pingsan, kalau belum pingsan jangan katakan sudah berjuang," lanjut Hasto.

Rekomendasi