Humor lucu: Kisah Presiden Soeharto dan mumi

Zaman Presiden Soeharto biasanya kritik disampaikan lewat humor atau guyonan. Beda dengan sekarang.

Ramadhian Fadillah
Oleh Ramadhian Fadillah - Reporter
Humor lucu: Kisah Presiden Soeharto dan mumi
Topeng mumi Tutankhamun di Museum Mesir. ©AFP PHOTO/HASAN MOHAMED

Zaman sekarang, masyarakat biasa mengkritik Presiden Jokowi lewat media sosial atau tulisan di media. Zaman Presiden Soeharto biasanya kritik disampaikan lewat humor atau guyonan. Penyebarannya pun terbatas lewat obrolan di warung kopi. Mana berani dulu mengkritik Pak Haro terang-terangan. Salah-salah media kena bredel.Ada humor yang menarik dulu menyindir kepemimpinan Pak Harto yang begitu lama.

Ceritanya ada arkeolog dari Inggris, Amerika dan Indonesia. Ketiga arkeolog itu masuk ke dalam piramida berusia ribuan tahun. Betapa terkejutnya mereka saat menemukan mumi itu dijaga mumi yang tiba-tiba bangkit dari peti mati.Dengan suara keras mumi itu memanggil ketiganya. "Hei, kamu! Siapa kamu? Sebutkan asalmu!"Arkeolog Inggris duluan maju. "Aku Robert dari Inggris. Negara kami sangat terkenal, dulu pernah menguasai nyaris seluruh dunia."Si Mumi menggeleng-gelengkan kepala. "Apa itu Inggris? Aku tak kenal!" bentaknya.Arkeolog Amerika maju. "Aku Michael dari Amerika. Negara adidaya yang kini nyaris menguasai dunia," katanya.Si Mumi lagi-lagi membentak. "Aku tak tahu apa itu Amerika!"Maka majulah arkeolog Indonesia. Dengan suara bergetar dia mengenalkan diri. "Aku Mulyono, dari Indonesia..."Si Mumi terkejut. "Apa? Indonesia? Majulah kamu mendekat!" katanya.Mulyono ketakutan dia maju mendekati si mumi yang mengerikan itu. Si Mumi berbisik pelan ke telinga Mulyono."Ngomong-ngomong apa Soeharto masih jadi presiden Indonesia?" bisik mumi itu penasaran.

Rekomendasi