Ustaz Hilmi Aminuddin lengser dari jabatan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Jabatan pimpinan partai berbasis Islam itu digantikan Salim Segaf Aljufri. Lantas jadi apa Hilmi usai melepas pucuk pimpinan PKS?
"Aktivitas saya tetap berkontribusi untuk kokohkan Islam yang rahmatan lil alamin. Salah satu yang bisa dilakukan saya tetap urus pesantren di Lembang (Kabupaten Bandung Barat). Yang Insya Allah akan mengakomodasi kader Islam," kata Ustaz Hilmi.
Hilmi menyampaikannya dalam jumpa pers, musyawarah ke-I Majelis Syura Masa Khidmah 2015-2020 di Mason Pane, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (10/8) sore.
Di usia senja-nya, Hilmi memang ingin mengurangi aktivitas mengurus partai. Hilmi ingin menikmati istirahat di masa tua. Tapi dia tetap ingin mencetak generasi kader Islam yang baik.
"Di rumah saya juga sengaja membuat peristirahatan hari tua. Tapi tetap untuk memberikan kader Islam," ungkapnya.
Dia mengaku perombakan yang terjadi dalam tubuh partai PKS merupakan peristiwa regenerasi kepemimpinan yang baik. "Saya berharap kepemimpinan kader muda yang ada, terlahirlah kader PKS yang mampu kontribusi kehidupan berbangsa dan bernegara," terangnya.