Muhammadiyah rela wakafkan Din Syamsuddin jika diminta jadi menteri

"Kalau menitipkan diambil lagi, lebih baik kita wakafkan, kita wakafkan kader terbaik Muhammadiyah untuk bangsa."

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Muhammadiyah rela wakafkan Din Syamsuddin jika diminta jadi menteri
Muktamar Muhammadiyah. ©2015 Merdeka.com

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyatakan guyonan Wakil Presiden Jusuf Kalla soal Din Syamsuddin lebih sibuk dari Menteri Luar Negeri tak bisa langsung dinilai sebagai isyarat bakal masuk ke pemerintahan. Namun, jika benar akan ditarik ke kabinet menduduki pos menteri akan didukung penuh."Kalau menitipkan diambil lagi, lebih baik kita wakafkan, kita wakafkan kader terbaik Muhammadiyah untuk bangsa, untuk negara jadi apa pun itu. Itu alamiah itu profesional dan obligasinya, obligasi moral," kata Haedar di Universitas Muhammadiyah Makassar, Jumat (7/8).Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin selama menjabat sering bepergian ke luar negeri. Maka dari itu banyak kerja sama luar negeri yang diteken Muhammadiyah."Pak Din lebih banyak di luar negeri daripada di dalam negeri. Lebih sibuk daripada Menlu," kata Jusuf Kalla dalam pidato penutupan Muktamar Muhammadiyah.Lanjut dia, Din Syamsuddin termasuk pucuk pimpinan Muhammadiyah yang berhasil. Di dalam kepemimpinan Din, banyak program organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat."Pak Din memberi makna yang baik bagi umat Islam di dalam maupun luar negeri," pungkas dia.

Rekomendasi