Bukan tanpa sebab Kongres Partai Amanat Nasional IV dilaksanakan di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali mulai 28 Februari sampai 2 maret. Salah satu agenda dalam kongres tersebut, adalah memilih Ketua Umum periode 2015-2020.Ketua Fraksi PAN Tjatur Sapto Edy mengatakan, partainya belum pernah menyelenggarakan kongres di Bali. Tjatur yang juga timses pemenangan Hatta Rajasa itu menambahkan, di manapun PAN berada tentunya harus dapat memberikan warna."Yang pertama tahun 2000 di Yogyakarta, 2005 Semarang, 2010 di Batam dan 2015 di Bali. Kenapa kita pilih Bali ini sudah diputuskan awal Januari lalu, bahwa kita hargai kemanusiaan dan kemajemukan. Di manapun PAN berada membawa semesta alam," kata Tjatur di lokasi kongres, Nusa Dua, Bali, Sabtu (28/2).Menurut Tjatur, belum ada wakil rakyat yang duduk di Senayan dari PAN yang berasal dari Bali. Oleh karena itu, menjadi penting Bali menjadi lokasi tempat berlangsungnya kongres."Belum ada kursi dari Bali. Sebelumnya kita sudah pernah selenggarakan rakernas di Bali setelah kongres di Yogya," jelasnya.Pantauan merdeka.com di lokasi, di luar arena kongres sudah banyak berdiri posko-posko yang menjual atribut partai. Salah satu pedagang, Wayan mengatakan, kongres PAN dimanfaatkan para pedagang merchandise di Bali untuk meraup keuntungan."Saya sudah siapkan puluhan kaos PAN, atribut-atribut partai dari pin, topi, macem-macem pokoknya," kata dia.Selain itu, dari sepanjang jalan Bandara International Ngurah Rai Bali sampai lokasi kongres di Nusa Dua sudah ramai bertebaran spanduk berisi dukungan kepada dua kandidat ketua umum.
Ini alasan PAN gelar Kongres ke IV di Bali
Sejak kongres pertama tahun 2000, PAN selalu memilih lokasi yang berbeda untuk menggelar hajat lima tahunan itu.
Rekomendasi