Gerindra kritik Jokowi: Kok bisa lama putuskan satu jabatan saja?

"Apakah memang hanya karena ketidaktegasan pemimpinnya?" sindir Martin HUtabarat.

Mohammad Yudha Prasetya
Gerindra kritik Jokowi: Kok bisa lama putuskan satu jabatan saja?
Jokowi tiba di Filipina. ©AFP PHOTO

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Martin Hutabarat mengatakan, dirinya merasa heran mengapa polemik KPK vs Polri yang ada saat ini sampai begitu lamanya untuk diselesaikan. Padahal, masih banyak masalah yang harus diselesaikan Presiden Jokowi ketimbang harus fokus KPK vs Polri melulu."Dunia persilatan politik kita juga bingung, kok bisa sampai segitu lamanya memutuskan 1 jabatan saja? Padahal kan masih banyak lagi hal lainnya yang harus dikerjakan. Maka kalau tidak bisa mengambil keputusan yang cepat, segala macam apa saja bakal terjadi," kata Martin di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2)."Tapi memang kali sekarang ini, Pak Budi Gunawan bolanya itu lebih liar, karena sampai melibatkan Presiden, partai pendukungnya, KPK, Polri, Kejaksaan, dan lain sebagainya. Apakah ini semua adalah dampak dari semakin mengentalnya sistem demokrasi dan politik kita, atau memang hanya karena ketidaktegasan pemimpinnya?" kata anggota Komisi III DPR ini menambahkan.Martin mengatakan, satu sisi dirinya sempat berpikir apa motif sang presiden menunda-nunda pemberian keputusannya pada polemik calon Kapolri ini. Karena menurutnya, bisa saja hal ini sekaligus membuktikan bahwa tuduhan jika sang presiden itu 'disetir' sejumlah pihak, tidak terbukti karena presiden benar-benar mempertimbangkan segala macam kemungkinan yang akan diambilnya."Tapi bagaimanapun dialah orang yang berhak mengambil keputusan. Bahkan kalau menurut saya, jadi di sinilah seakan presiden itu malah ingin menunjukkan bukti, bahwa dia punya hak memilih. Hal ini sekaligus memperlihatkan sikap Jokowi yang ingin menunjukkan bahwa dirinya tidak disetir," kata Martin.

Rekomendasi