Hajriyanto tolak gabung presidium penyelamat Partai Golkar

Hajriyanto berjanji jika terpilih jadi ketua umum tak akan membawa Golkar gabung ke dalam pemerintahan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Hajriyanto tolak gabung presidium penyelamat Partai Golkar
Hajriyanto Thohari. ©2013 Merdeka.com

Calon ketua umum (Caketum) Golkar Hajriyanto Y. Thohari tak sepakat dengan pembentukan presidium penyelamat partai. Dirinya pun enggan untuk ikut berpartisipasi dalam kubu yang memecat Aburizal Bakrie (Ical) dari kursi ketua umum Golkar itu."Saya menolak bergabung pada presidium penyelamat partai. Saya juga tidak terlibat dalam pembicaraan presidium penyelamat," kata Hajriyanto, Kamis (27/11).Meskipun berbeda pandangan dengan Agung Laksono cs, dirinya tetap bersikukuh akan maju dalam Munas Golkar sebagai calon ketua umum. Maka dari itu dirinya segera melayangkan surat pengunduran diri sebagai pengurus DPP Golkar."Saya tetap pada posisi maju tapi tidak mau terlibat terlalu dalam pada polarisasi ini. Saya juga adilnya mundur dari ketua DPP, dalam beberapa hari ini akan saya putuskan," terang dia.Hajriyanto menegaskan, tidak ada niatan bakal membawa Golkar ke dalam pemerintahan jika dirinya terpilih jadi ketua umum di Munas. Dia juga tak yakin jika pemerintah bakal menerima Golkar bergabung nantinya."Gak ada keinginan mau masuk pemerintah, kan kabinet sudah terbentuk. Ya kalau gak di tolak kan malu sendiri," pungkas dia.Diketahui, tak terima dengan putusan Munas digelar pada 30 November, Agung Laksono bersama calon ketua umum lainnya membuat presidium penyelamat partai. Bahkan mereka juga bakal membuat Munas tandingan yang rencananya digelar pada Januari 2015.

Rekomendasi