Ginandjar Kartasasmita: Koalisi permanen cacat prosedural

Menurutnya keputusan DPP Partai Golkar gabung dalam koalisi permanen Merah Putih menyalahi AD/ART.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ginandjar Kartasasmita: Koalisi permanen cacat prosedural
Ginandjar Kartasasmita: Koalisi permanen cacat prosedural

Politisi senior Partai Golkar Ginandjar Kartasasmita angkat bicara soal bergabungnya Partai Golkar dalam koalisi Merah Putih yang sifatnya permanen. Menurutnya keputusan DPP Partai Golkar tersebut menyalahi AD/ART partai berlambang pohon beringin."Koalisi permanen itu menurut saya tak mengikat dalam organisasi. Ini cacat secara  prosedural," kata Ginandjar Kartasasmita di Gedung Perintis Kemerdekaan, Tugu Proklamasi, Jakarta, Selasa (15/7).Dia mengungkapkan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie ( Ical ) tak pernah membahas soal koalisi permanen ke kader maupun organisasi pendiri Golkar. Ical pun dinilai tak pernah diberi mandat oleh partai."Keputusan tersebut tak pernah dirapatkan dalam pleno ataupun yang lebih tinggi. Pak ARB pun tak pernah diberi mandat untuk ikut dalam koalisi jangka panjang manapun," terang dia.selain itu, Mantan Menko Perekonomian itu menilai para tokoh lintas generasi hanya menuntut kembali dilaksanakannya AD/ART Golkar. Dia juga menuntut pelaksanaan Munas sesuai jadwal."Saat ini AD/ART banyak diselewengkan, kami cuma ingin paradigma dan AD/ART partai dijalankan kembali di jalurnya serta mengembalikan Golkar pada relnya, tak ikut arus manapun juga mengingatkan pengurus untuk melaksanakan Munas sesuai jadwal yakni Oktober nanti," pungkas dia.

Rekomendasi