Dino mengaku tak punya uang bayar 'Pasukan Nasi Bungkus

Fadli Zon menyebut tim yang bergerilya di dunia maya ini sebagai Laskar Cyber atau 'Pasukan Nasi Bungkus'.

Ramadhian Fadillah
Oleh Ramadhian Fadillah - Reporter
Dino mengaku tak punya uang bayar 'Pasukan Nasi Bungkus
Dino Patti Djalal. ©2014 merdeka.com/debby restu utomo

Peserta konvensi capres Partai Demokrat Dino Patti Djalal mengaku tak punya 'pasukan nasi bungkus' yang menangani media sosial sebagai salah satu sarana untuk membentuk opini publik. Menurut Dino, dia mengendalikan sendiri akun twitternya. Dino mengaku tak punya uang untuk membayar 'pasukan nasi bungkus' untuk membuat akun akun di media sosial."Tidak tidak. Saya tak punya uang untuk membayar konsultan media sosial. Saya mengerjakan sendiri akun twitter saya," tuturnya menjawab pertanyaan media saat membagi bagikan buku di simpang lima Semarang, Selasa (22/4).Dijelaskan Dino, dia ingin citranya dibangun secara alamiah. Masyarakat dinilainya akan memahami mana pemimpin yang mengandalkan citra dan mana yang bukan."Saya mengalir saja. Alhamdulillah respon terhadap twitter saya bagus dan alami. Bisa dicek sendiri," katanya.Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya Fadli Zon menyebut tim yang bergerilya di dunia maya ini sebagai Laskar Cyber atau 'Pasukan Nasi Bungkus'.

Rekomendasi