Dukung Prabowo, PPP harus lepas simbol Islam

Sejak Pemilu 1999, PPP telah menggunakan lambang Kabah sebagai logo resmi.

Yulistyo Pratomo
Oleh Yulistyo Pratomo - Reporter
Dukung Prabowo, PPP harus lepas simbol Islam
Kampanye PPP. ©2014 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Rasa kecewa dirasakan betul oleh KH Cholil Ridwan atas manuver politik yang dilakukan Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) baru-baru ini. Sebab, PPP telah memilih untuk merapat ke Partai Gerindra dan mendukung pencapresan Prabowo Subianto .Atas langkah tersebut, Cholil menyarankan agar PPP tidak lagi menggunakan simbol-simbol Islam sebagai lambang partainya. Sejak Pemilu 1999, PPP telah menggunakan lambang Kabah sebagai logo resmi."Berdosa itu pimpinan partai kalau tidak koalisi (dengan partai Islam). Kalau gitu jangan pakai nama partai Islam, pakai lambang Kabah lagi," keluhnya.Tak hanya itu, Cholil juga menyebut tindakan tersebut telah mengecewakan umat Islam di seluruh Tanah Air. Padahal, dengan modal yang diperoleh partai-partai Islam sebanyak 32 persen perolehan suara nasional, seharusnya dapat memegang kendali pemerintahan.

Rekomendasi