Fahri Hamzah: Jokowi memang mirip boneka, tidak merdeka

Kata Fahri, Indonesia negara berdaulat yang harus dipimpin oleh presiden yang tak diintervensi.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Fahri Hamzah: Jokowi memang mirip boneka, tidak merdeka
Fahri Hamzah. ©2013 Merdeka.com

Wakil Sekjen PKS Fahri Hamzah sepakat dengan tudingan Partai Gerindra bahwa Jokowi mirip boneka. Menurut dia, Jokowi sosok calon pemimpin yang tidak bebas melakukan apa saja tanpa seizin pemiliknya.Fahri menuding Jokowi tidak independen. Karena itu, dia menyebut drama pencapresan Jokowi mirip boneka. "Memang drama Jokowi mirip boneka. Janganlah jadi pemimpin 260 juta rakyat kalau tidak independen," cetus Fahri dalam pesan singkat, Jumat (4/4).Dia menilai, Indonesia negara berdaulat yang harus dipimpin oleh presiden yang tak diintervensi. Jokowi, kata dia, capres yang tidak merdeka. "Ini negara berdaulat dan kita tak mungkin dipimpin orang yg tdk merdeka," tegas dia.Sebelumnya, Tak hanya membuat puisi 'Air Mata Buaya', Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon kini membuat sajak. Sajak tersebut berjudul tentang boneka yang berisi tentang sebuah boneka yang tak mampu berbuat apa-apa.Fadli mengibaratkan, bahwa sebuah boneka tersebut berbaju kotak-kotak. Boneka itu tak mampu berkata-kata banyak dalam berbicara. Tidak hanya itu, dia juga menyebut boneka tak punya harga diri dan hati nurani. Menurut Fadli, boneka tak bisa berbuat apa-apa kecuali mengikuti keinginan pemiliknya.

Sajak tentang bonekasebuah boneka

berbaju kotak merah muda

rebah di pinggir kotaboneka tak bisa bersuara

kecuali satu dua kata

boneka tak punya wacana

kecuali tentang dirinya

boneka tak punya pikiran

karena otaknya utuh tersimpan

boneka tak punya rasa

karena itu milik manusia

boneka tak punya hati

karena memang benda mati

boneka tak punya harga diri

apalagi nuranidalam kamus besar boneka

tak ada  kata jujur, percaya dan setia

boneka bebas diperjualbelikan

tergantung penawaran

boneka jadi alat mainan

bobok-bobokan atau lucu-lucuan

boneka mengabdi pada sang tuan

siang dan malamboneka bisa dipeluk mesra

boneka bisa dibuang kapan sajasebuah boneka

tak punya agenda

kecuali kemauan pemiliknyaFadli Zon, 3 April 2014

Rekomendasi