Setiap salaman dengan Megawati, SBY terima banyak SMS

"Barangkali persaingan kami dalam dua kali putaran pemilihan presiden begitu membekas dalam hati dan pikiran beliau."

Laurencius Simanjuntak
Oleh Laurencius Simanjuntak - Reporter
Setiap salaman dengan Megawati, SBY terima banyak SMS
sby mega. rumgapres/abror rizki

Lewat buku 'Selalu Ada Pilihan', Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan beberapa hal soal hubungannya dengan Megawati Soekarnoputri , yang mulai retak pada 2004. SBY mengatakan, sebenarnya dia ingin menjalin komunikasi kembali dengan mantan bosnya itu pasca-Pilpres 2004."Setelah putaran kedua Pilpres 2004 selesai dilaksanakan, sebenarnya saya mulai merintis jalan untuk bisa berkomunikasi kembali dengan Ibu Megawati," kata SBY di halaman 505, seperti dikutip merdeka.com, Minggu (19/1).Namun, kata SBY, saat itu jalan untuk berkomunikasi dengan Megawati belum terbuka. "Saya sangat memahami. Barangkali persaingan kami dalam dua kali putaran pemilihan presiden begitu membekas dalam hati dan pikiran beliau. Apalagi, sebelumnya sempat ada insiden politik antara Ibu Mega dengan saya," kata SBY.SBY mengatakan, upayanya untuk membangun komunikasi dan rekonsiliasi dengan Megawati relatif lebih baik pasca-Pilpres 2009. Setidaknya dengan Taufiq Kiemas, suami Megawati, hubungan sudah benar-benar pulih setelah SBY mendukungnya dengan penuh dalam pemilihan Ketua MPR pada 2009.Meski hubungannya tidak sepulih seperti dengan Kiemas, SBY mensyukuri Megawati mau hadir di sejumlah acara yang juga ia hadiri. "Kami sudah saling berjabat tangan dan menyapa. Meskipun masih terbatas," ujar SBY.Satu hal yang unik, ungkap SBY, setiap kali dia bertemu dan berjabat tangan dengan Megawati dalam sebuah acara, segera telepon selulernya menerima banyak SMS dari masyarakat."Intinya mereka merasa lega dan senang. Mendengar itu saya jadi terharu," kata SBY."Saya makin yakin bahwa rakyat Indonesia senang manakala para pemimpinnya tetap rukun dan saling menyapa," imbuhnya.

Rekomendasi