Konvensi Rakyat yang pada Pemilu 2009 lalu mengusung capres independen ini kembali mengajukan empat nama calon presiden ke partai politik. Padahal, pada 2009 lalu calon yang diusung kelompok masyarakat ini ditolak ditolak oleh partai politik."2009 pernah melakukan, ya dulu kan tokoh SBY ada, semua lari ke sana. Sekarang kan belum ada. Dulu kami ada 4 orang, Marwan Daud, Yudi Krisnadi, Rizal Ramli, Bambang Sulistyo," terang Ketua Komite Konvensi Rakyat, Salahuddin Wahid di Gedung Joang, Jakarta, Minggu (10/11).Kendati begitu, pihaknya optimis bisa mengajukan calon kepada partai. Bahkan jika pun ditolak dia enggan disebut gagal. "Tidak mau berandai-andai kita bekerja dulu baru lihat nanti. Dulu bukan jadi gagal, tapi kita memberikan pendidikan bagi rakyat," terangnya.Seperti diberitakan, hari ini gabungan tokoh agama, tokoh nasionalis, akademisi sampai tokoh perempuan mendeklarasikan Konvensi Rakyat. Konvensi ini dibentuk untuk menjaring calon presiden secara terbuka dari berbagai elemen masyarakat."Konvensi ini membuka jalan untuk menemukan pemimpin yang punya kredibelitas bagus. Banyak yang bisa jadi pemimpin negeri ini tapi belum tentu dari partai politik. Kami membuka kesempatan. Ini prinsipnya terbuka," kata Sekretaris Komite Konvensi Rakyat Rommy Fibri.Panitia konvensi akan memilih enam calon yang akan diajak untuk debat keliling di enam kota, antara lain; Medan, Balikpapan, Surabaya, Makassar, Bandung dan Jakarta."Kemudian kami akan menyelenggarakan survei tokoh yang ada di awal Februari. Survei dilakukan sambil mengomunikasikan ini ke partai politik," tambah Salahudin Wahid yang juga adik Gus Dur itu.Calon yang sudah terpilih akan diusahakan konvensi untuk bisa dijadikan calon melalui partai. Partai yang dimaksud adalah partai yang belum memiliki calon presiden.
Tak kapok pernah gagal, Konvensi Rakyat ajukan capres lagi
"2009 pernah melakukan, ya dulu kan tokoh SBY ada, semua lari ke sana. Sekarang kan belum ada," ujarnya.
Rekomendasi